Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Vaksinasi Covid

Kadis Kesehatan Bolmong Yakin, Warga Bolmong Percaya Vaksin Setelah Lihat Jokowi Divaksin

Masih banyak warga skeptis dengan vaksin Covid-19. Alasannya beragam. Dari yang berbau ilmiah, teori konspirasi hingga ajaran teologis.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Arthur Rompis
Kadis Kesehatan Bolmong, Erman Paputungan 

Soal kesiapan, ia mengaku, sangat siap. "Siap fisik dan mental," ujar dia.

Baca juga: Pendaftaran CPNS 2021 Dipastikan Membeludak, Ini Jadwal Resminya

Baca juga: Nagita Slavina Pakai Masker Emas, Istri Raffi Ahmad Malah Kena Sorotan, Ternyata Segini Harganya

TEORI KONSPIRASI

Berbagai teori konspirasi merebak seputar vaksinasi Covid-19.

Salah satu yang paling hot di kalangan segelintir umat Kristen adalah soal pemasangan chip 
melalui vaksinasi.

Penanaman chip tersebut di tubuh manusia bertujuan agar antikris dapat mengendalikan hidup manusia.

Penganut teori konspirasi ini percaya bahwa virus Covid-19 adalah khayalan belaka.

Baca juga: Rindu dengan Captain Afwan? Videonya Saat Belanja di Minimarket Kini Viral

Baca juga: Dalam Kurun 5 Tahun, Satu Kendaraan Dinas Milik Pemkot Didum Jadi Milik Wali Kota Tomohon

Ia dimunculkan untuk memuluskan jalan bagi si Antikris untuk menguasai tubuh manusia lewat chip.
"Memang seperti itulah. Itu memang ada chipnya," kata seorang umat Kristen di Bolmong kepada Tribun Manado pekan lalu dengan yakin.

Teori sesat tersebut menuai banyak sanggahan. Dari kalangan kaum kristen sendiri.

GMIM dan GMIBM, dua organisasi kristen terbesar di Sulut pun mengimbau umat Kristen untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah. 

Ketua Sinode GMIBM Pdt Christina Noula Raintama - Pangulimang Mth mengatakan, pihaknya patuh pada imbauan Persekutuan Gereja - Gereja di Indonesia (PGI).

"Kita mengacu pada iimbauan PGI," kata dia kepada Tribun Manado via ponsel Rabu (13/1/2021) malam.

Baca juga: Kakak Beradik Gugat Ayah Kandung Mereka Rp 3 Miliar, 1 Anak Meninggal Sebelum Sidang

Noula mengakui ada warga kristen yang enggan divaksin karena percaya teori konspirasi mengenai vaksinasi covid-19.

Tapi ia lebih percaya pada teori ilmuwan.

"Saya lebih percaya para ilmuwan yakni vaksin ada dalam rangka membentuk heard imunity masyarakat," kata dia.

Sebut dia, vaksin Covid adalah buah dari hikmat yang diberikan Allah pada manusia.
"Saya sekeluarga siap divaksin," kata dia.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved