Ombak Laut Tinggi di Minut
Gelombang Pasang Hantam Desa Gangga Satu, 11 Rumah Rusak
Gelombang pasang yang terjadi Minggu (17/1/2021) kemarin, turut berdampak bagi masyarakat di daerah kepulauan di Kabupaten Minahasa Utara.
Penulis: Erlina Langi | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Gelombang pasang yang terjadi Minggu (17/1/2021) kemarin, turut berdampak bagi masyarakat di daerah kepulauan di Kabupaten Minahasa Utara.
Pasalnya gelombang pasang yang terjadi kemarin,
turut merusak rumah warga pesisir di Pulau Gangga, tepatnya di Desa Gangga Satu, Kecamatan Likupang Barat.
Dalam amatan Tribun Manado, sedikitnya ada 11 rumah warga yang rusak akibat dihantam gelombang pasang tersebut.
Baca juga: Wanita Cantik Asal Tondano Meliamega Fehr, Harap Pemimpin Peduli Masyarakat yang Ditimpa Bencana
Baca juga: Pedagang di Jalan Roda Manado Kini Pakai QRIS BRI
Baca juga: Update Covid-19 Global 18 Januari 2021: Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Lebih dari 95,4 Juta
Baca juga: Cuaca Ekstrem Membuat Nelayan Sulit Melaut, Harga Ikan di Pasar Mengalami Kenaikan
Nampak salah satu rumah yang mengalami kerusakan cukup parah hingga toilet dan dapurnya terpisah dari badan rumah.
Sedangkan untuk rumah warga lain, nampak batu-batu penghalang ombak yang terbawah gelombang berserakan halaman depan
Kepala BPBD Kabupaten Minahasa Utara, Jofita Supit saat dikonfirmasi Tribun Manado, Senin (18/1/2021) mengatakan,
Baca juga: Nicola Gratteri, Jaksa Italia yang Berupaya Hacurkan Mafia Terkenal Kejam dan Sadis di Dunia
Baca juga: Kamala Harris Pilih Jadi Wapres, Mundur dari Senator, Ancaman Keamanan Gladi Resik Joe Biden Diundur
gelombang pasang kemarin memang berdampak pada tiga desa pesisir, yakni Gangga I, Airbanua dan Tambun.
"Namun Ganga Satu yang terdampak paling parah yang mengakibatkan 11 rumah rusak. Meski begitu patut disyukuri, sebab kejadian tersebut, tidak memakan korban jiwa," ucapnya
Supit menambahkan BPBD juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan, untuk melakukan evakuasi bagi warga di pesisir
Baca juga: Paus Fransiskus Berdoa untuk Korban Gempa Sulbar dan Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air
Baca juga: Guru SMA Bongkar Kelakuan Asli Listyo Sigit Prabowo saat Sekolah, Kini Jadi Calon Tunggal Kapolri
"Mereka dipindahkan ke lokasi yang lebih aman agar untuk sementara dapat menghindari dampak gelombang pasang yang saat ini diprediksikan masih akan terus terjadi," jelas dia.
Ia mengatakan, memang mengingat kondisi cuaca saat ini, belum ada personil yang diberangkatkan ke kepulauan untuk membantu proses evakuasi.
"Tapi kami sudah berkoordinasi dan tadi kita sudah membangun posko di Polsek Likupang untuk penanganan bencana," tandasnya. (drp)
Baca juga: Pemuda Ini Bikin Orang Takut Saat ke Masjid, Bertato Mata Dajjal Hingga Setan, Ini Kisah Hijrahnya
Ombak Tinggi
Cuaca buruk juga melanda Kota Manado sejak Jumat (15/1/2021), berlangsung hingga Minggu (17/1/2021).
Di Kawasan Megamas misalnya, ombak sudah tinggi bahkan sudah mencapai jalan.
Menurut laporan salah satu warga, L Max Tamasoleng, ombak sudah naik sejak pukul 16.30 Wita.
"Tadinya ombak memang besar tapi masih aman. Ketika ombak sudah semakin besar dan mencapai jalan, mobil dilarang lewat di depan KFC karena air lautnya sudah sampai di McD," jelasnya.
Kejadian ini dan cuaca ekstrem beberapa hari terakhir membuat beberapa toko di Megamas tutup.
"Toko-toko di Kawasan tutup semua, hanya rumah makan di pinggir pantai dan sebagian toko di bagian tengah yang buka. Tapi pertokoan yang terdampak langsung tidak berani buka," tutur Max.
Max mengatakan tadinya sebelum ombak sampai ke jalan, masih banyak warga yang nongkrong di pinggir pantai.
Bahkan masih ada 10 mobil lebih yang terparkir di pinggir pantai.
Baca juga: Wahana Milik NASA Ungkap Fakta Baru, Ternyata Miliaran Galaksi di Alam Semesta, Tak Mudah Ditemukan
Baca juga: Daftar Nama 11 Konsumen Dapat Hadiah Sepeda Motor dari Tridjaya Motor Manado
"Mobil yang terparkir tadi di atas 10 mobil.
Tapi ombak bertambah besar, dari pihak Mega Mas langsung menutup jalan dari depan dan ujung jalan McD," kata Max.
Selain itu, ada Max menuturkan ada warga yang sampai basah kuyup terkena ombak.
"Tadi warga banyak yang nongkrong di pinggir pantai, malah ada beberapa orang yang basah kuyup terkena hempasan ombak," tutupnya. (drp/ara)
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Besok Selasa 19 Januari 2021, 18 Wilayah Ini Potensi Hujan Lebat Disertai Angin
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/rumah-rusak-dihantam-gelombang-pasang-tinggi.jpg)