Bacaan Alkitab
Bacaan Alkitab Senin 18 Januari 2021, Kolose 3:20-21: Taatilah Orangtuamu dalam Segala Hal
Orangtua dan orang yang lebih tualah yang mengisi lembaran hidupnya baik dengan tinta, cinta, kasih atau apapun itu yang membentuk sikap, kepribadian
TRIBUNMANADO.CO.ID - Anak-anak atau generasi muda, adalah pemilik dan pewaris masa depan gereja, bangsa dan negara. Namun, yang menentukan masa depan gereja, bangsa dan negara adalah orangtua.
Mengapa? Karena seorang anak ketika lahir, tidak tahu apa-apa.
Orangtua dan orang yang lebih tualah yang mengisi lembaran hidupnya baik dengan tinta, cinta, kasih atau apapun itu yang membentuk sikap, kepribadian dan prilaku anak (-anak).
Bagaiamana masa depan bangsa dan negara? Tergantung bagaimana orangtua, ayah dan ibu, guru, dll yang membekali kehidupan mereka.
Baca juga: Bacaan Alkitab Minggu 17 Januari 2021, Kolose 3:18-19: Pasangan Suami- Isteri Kristen Sejati
Baca juga: Bacaan Alkitab Sabtu 16 Januari 2021, Amsal 6:11: Kemiskinan Adalah Musuh Semua Orang
Sehingga mereka terbentuk menjadi satu kesatuan gereja, bangsa dan negara. Jadi, didikan orangtua akan menentukan masa depan gereja, bangsa dan negara.
Itulah sebabnya, Rasul Paulus mengingatkan tentang peran penting orangtua dalam mendidik anak dengan kasih, dan menasihati agar anak-anak harus menaati orangtua dalam segala hal.
Paulus menilai semua didikan atau pengajaran orangtua adalah baik demi sang anak.
Namun demikian, Paulus mewanti-wanti orangtua agar jangan menyakiti hati anak-anaknya. Jadi ada timbal balik hubungan mutualistik (saling menguntungkan) antara orangtua dan anak.
Demikian Firman Tuhan hari ini.
"Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.
Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya." (ay 20, 21)
Ayah dan ibu (orangtua) bertugas dan berkewajiban mendidik dan mengajarkan serta mengarahkan anak-anaknya hidup dalam kebenaran Allah. Anak-anak harus taat.
Apa yang harus ditaati oleh anak-anak dari orangtuanya?
Jelaslah segala didikan, pengajaran, arahan sebagai bekal hidup.
Didikan, ajaran, arahan itu, bukan sekedar dikatakan. Tapi harus diteladankan.
Orangtua berkewajiban menuntun anak ke jalan yang baik dan benar, bukan hanya menuntut.
Menuntun bermakna memberi contoh dan teladan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan-harian-kristen-rela-menderita-orang-kristen-sejati-pasti-melewati-penderitaan.jpg)