Breaking News
Selasa, 2 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sekeluarga Meninggal di Glamping

Sosok Ali Munawar, Pria Dermawan yang Ditemukan Tewas Bersama Istri dan 2 Anaknya di Tenda Glamping

Di lingkungan tempat tinggalnya, Ali Munawar dikenal sebagai sosok yang ramah dan dermawan karena gemar membantu sesama.

Tayang:
Editor: Indry Panigoro
Dokumen Pribadi/(Tribunjateng.com/Istimewa)
SATU KELUARGA MENINGGAL - Kolase foto satu keluarga yang ditemukan meninggal di dalam tenda glamping di kawasan wisata Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Di lingkungan tempat tinggalnya, Ali Munawar dikenal sebagai sosok yang ramah dan dermawan karena gemar membantu sesama. 

Ringkasan Berita:

TRIBUNMANADO.CO.ID - Peristiwa memilukan terjadi di kawasan wisata Posong, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Satu keluarga ditemukan meninggal dunia di dalam tenda glamping yang mereka tempati saat berlibur, Rabu (27/5/2026) sore.

Tenda glamping adalah tenda untuk glamorous camping, yaitu konsep berkemah yang menggabungkan suasana alam dengan fasilitas yang lebih nyaman layaknya hotel.

Singkatnya, glamping adalah berkemah dengan fasilitas yang lebih mewah dan nyaman dibandingkan camping konvensional.

Korban terdiri dari pasangan suami istri dan dua anak mereka yang diketahui menginap di lokasi sejak Selasa (26/5/2026) malam.

Mereka adalah M Ali Munawar (52), Magfiroh Alvira (43), Bagas Amar Hakiki (21), dan Alfino Evan Hakim (16).

Keluarga tersebut berasal dari Temenggungan, Kelurahan Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Di lingkungan tempat tinggalnya, Ali Munawar dikenal sebagai sosok yang ramah dan dermawan karena gemar membantu sesama.

Selain mengelola kebun anggur dan alpukat di wilayah Bendosari, ia juga aktif berkontribusi bagi masyarakat sekitar.

Muhamad Faerudin, adik sepupu korban, mengungkapkan bahwa Ali Munawar memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.

Bahkan sebelum berangkat berlibur, ia sempat menyerahkan seekor kambing kurban untuk mushola di kawasan Bendosari.

"Beliau memang dikenal suka berbagi dan dekat dengan warga," ujar Faerudin, Kamis (28/5/2026).

Ali Munawar juga dinilai berhasil mendampingi pendidikan kedua putranya hingga berprestasi.

Salah satunya, Bagas Amar Hakiki, tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Prancis Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (UGM).

Selain itu, anak-anaknya juga aktif di bidang olahraga, termasuk taekwondo.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved