Breaking News:

Bukti Baru Virus Corona

Tim WHO Ditolak Masuk, Amerika Serikat Segera Bongkar Bukti Baru soal Covid-19 yang Muncul di Wuhan

Kasus virus corona yang awalnya muncul dari Kota Wuhan China. Kini dari pihak amerika serikat kembali menemukan bukti baru terkait Covid-19.

(Shutterstock)
Ilustrasi virus corona dan negara China 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Kasus virus corona yang awalnya muncul dari Kota Wuhan China.

Kini dari pihak amerika serikat kembali menemukan bukti baru terkait Covid-19.

Sebelumnya diketahui WHO sempat dituduh pihak AS menyembunyikan insiden yang terjadi di CHina, namun ternyata beberapa yang hai yang lalu Tim Investigasi dari WHO pun di tolak masuk kota Wuhan.

Baca juga: Vaksinasi Diutamakan untuk yang Masih Muda, Media Asing Soroti Strategi Vaksin Covid-19 di Indonesia

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Sulawesi Utara, Ketambahan 106 Kasus Covid-19, Kotamobagu Terbanyak

Baca juga: Terungkap Alasan Pemerintah Pilih Vaksin Sinovac Buatan China untuk Jadi Vaksinasi Covid-19

Amerika Serikat ( AS) menemukan bukti baru bahwa asal mula Virus Corona memang benar adanya dari laboratorium virologi Wuhan China.

Temuan baru virus yang melumpuhkan seluruh negara di Bumi ini pun akan segera dibongkar sebelum pemerintahan Donald Trump berakhir.

Amerika siap menyajikan bukti baru yang dramatis bahwa Virus Corona itu bocor dari laboratorium virologi Wuhan China.

Bukti Virus Corona berasal dari laboratorium virologi Wuhan ditunjukkan ilmuwan AS di akhir masa jabatan Presiden AS Donald Trump.

Pejabat senior di Washington mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Mike Pompeo akan membuat 'intervensi bom'.

Mereka mengatakan dia akan mengungkapkan bukti bahwa SARS-CoV-2 tidak melompat secara alami dari kelelawar, trenggiling atau spesies lain ke manusia.

Sebaliknya dia akan mengklaim Virus Corona itu dibudidayakan oleh para ilmuwan di Institut Virologi Wuhan.

Halaman
1234
Editor: Glendi Manengal
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved