Vaksinasi Covid

Tepis Isu Sesat Chip dan Antikristus Pada Vaksin Covid-19, Ini Imbauan GMIM dan GMIBM

GMIM dan GMIBM, dua organisasi kristen terbesar di Sulut pun mengimbau umat Kristen untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo saat mendapat suntikan pertama vaksin Covid-19 di Istana Kepresidenan pada Rabu (13/1/2021). Penyuntikan ini sekaligus menandai program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.(ISTANA PRESIDEN/AGUS SUPARTO) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Berbagai teori konspirasi merebak seputar vaksinasi Covid 19.

Salah satu yang paling hot di kalangan segelintir umat Kristen adalah soal pemasangan chip melalui vaksinasi.

Penanaman chip tersebut di tubuh manusia bertujuan agar antikristus dapat mengendalikan hidup manusia.

Penganut teori konspirasi ini percaya bahwa virus Covid-19 adalah khayalan belaka.

Baca juga: Dapat Giliran Divaksin Pertama, Eman Harapkan Masyarakat Percaya Terhadap Vaksin Sinovac

Baca juga: Wanita Cantik Alvionita Agnes Lesar Siap Divaksin Covid-19

Baca juga: Ketua IDI Sulut: Masyarakat Jangan Takut Vaksin Sinovac, Sudah Lalui BPOM dan Rekomendasi MUI

Ia dimunculkan untuk memuluskan jalan bagi si antikristus untuk menguasai tubuh manusia lewat chip.

"Memang seperti itulah. Itu memang ada chipnya," kata seorang umat Kristen di Bolmong kepada Tribun Manado pekan lalu dengan yakin.

Teori sesat tersebut menuai banyak sanggahan. Dari kalangan kaum kristen sendiri.

GMIM dan GMIBM, dua organisasi kristen terbesar di Sulut pun mengimbau umat Kristen untuk mendukung program vaksinasi Covid-19 oleh pemerintah. 

Baca juga: Pandemi Covid-19, Kredit Perusahaan Pembiayaan di Sulut Malah Tumbuh Dua Digit

Ketua Sinode GMIBM Pdt  Christina Noula Raintama - Pangulimang Mth mengatakan, pihaknya patuh pada imbauan Persekutuan Gereja - Gereja di Indonesia (PGI).

"Kita mengacu pada imbauan PGI," kata dia kepada Tribun Manado via ponsel Rabu 
(13/1/2021) malam.

Noula mengakui ada warga kristen yang enggan divaksin karena percaya teori konspirasi mengenai vaksinasi Covid-19. Tapi ia lebih percaya pada teori ilmuwan.

Baca juga: Sosok Tara Diandra, Gandengan Baru Dipo Latief Gantikan Posisi Nikita Mirzani, Ini Profil Lengkapnya

"Saya lebih percaya para ilmuwan yakni vaksin ada dalam rangka membentuk heard imunity masyarakat," kata dia.

Sebut dia, vaksin Covid adalah buah dari hikmat yang diberikan Allah pada manusia. "Saya sekeluarga siap divaksin," kata dia.

Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) juga mengeluarkan imbauan meminta umat Kristen mendukung upaya vaksinasi pemerintah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved