Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Wanita ini Berjuang di Pengadilan, Buktikan Diri Masih Hidup, Ini Kisahnya

Laporan kematian Jeanne Pouchain menjadi sorotan setelah AFP menemuinya di rumahnya di kota tenggara Saint-Joseph, dekat Lyon, baru-baru ini.

Editor: Aldi Ponge
AFP PHOTO/JEAN-PHILIPPE KSIAZEK
Jeanne Pouchain yang, sejak November 2017, dinyatakan meninggal oleh sistem peradilan setelah divonis oleh Prudhommes, menunjukkan beberapa dokumen pada (8/1/2021) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jeanne Pouchain (58) wanita di Prancis secara tak sah dinyatakan meninggal padahal dirinya masih hidup.

Ini adalah ulah mantan karyawannya yang verselisi dengan dia.

Mantan karyawan Jeanne Pouchain memalsukan datangnya dan menyebut Jeanne Pouchain meninggal.

Jeanne Pouchain berusaha membuktikan keberadaannya lewat jalur pengadilan di Kota Lyon pada Senin (11/1/2021).

Dia secara tidak sah dinyatakan meninggal setelah terlibat perselisihan berkepanjangan dengan seorang mantan karyawannya.

Laporan kematian Jeanne Pouchain menjadi sorotan setelah AFP menemuinya di rumahnya di kota tenggara Saint-Joseph, dekat Lyon, baru-baru ini.

Baca juga: VIRAL Video Anjing Nekat Lawan Singa, Menggonggong dan Mengejar, Terekam Kamera dari Jarak Dekat

Pouchain tengah berusaha membuktikan bahwa dia masih hidup sejak pengadilan tenaga kerja mendatanya meninggal pada November 2017.

Informasi yang salah itu diduga diberikan oleh mantan karyawan perusahaan pembersih miliknya.

Putusan itu diduga merupakan buntut dari gugatan pemecatan yang berlangsung selama hampir dua dekade.

Kasus ini telah menjungkirbalikkan hidup Pouchain.

Dia dihapus dari catatan resmi, kehilangan KTP, SIM, rekening bank, dan asuransi kesehatan.

Jeanne Pouchain yang, sejak November 2017, dinyatakan meninggal oleh sistem peradilan setelah divonis oleh Prudhommes, menunjukkan beberapa dokumen pada (8/1/2021)
Jeanne Pouchain yang, sejak November 2017, dinyatakan meninggal oleh sistem peradilan setelah divonis oleh Prudhommes, menunjukkan beberapa dokumen pada (8/1/2021) (AFP PHOTO/JEAN-PHILIPPE KSIAZEK)

Dia menuduh mantan karyawannya memalsukan kematiannya untuk memenangi ganti rugi dari ahli warisnya, yaitu suami dan putranya.

Itu dilakukan setelah dua upaya untuk menuntut Pouchain sebelumnya gagal dilakukan.

"Ini cerita yang gila," kata pengacara Pouchain, Sylvain Cormier, kepada AFP.

"Penggugat mengeklaim bahwa Nyonya Pouchain telah meninggal, tanpa memberikan bukti apa pun, dan semua orang memercayainya. Tidak ada yang memeriksanya," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved