Selasa, 28 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penanganan Covid

PPKM Dimulai, Sekitaran Tugu Patung Tololiu Hingga Pusat Kota Tomohon Sunyi

Berbeda dengan biasanya, aktivitas di sekitaran Tugu Bundaran Patung Tololiu, Kota Tomohon terlihat lain pada Senin (11/1/2021).

Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Hesly Marentek
Pengelola rumah Kopi Singgah Sayang yang dengan sendirinya menutup tempat usahannya usai dihampiri pihak kepolisian. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Berbeda dengan biasanya, aktivitas di sekitaran Tugu Bundaran Patung Tololiu, Kota Tomohon terlihat lain pada Senin, (11/1/2021).

Lebih tepatnya setelah pukul 20.00 Wita, seputaran tugu yang biasanya makin larut kian ramai, seketika menjadi sunyi.

Satu per satu warga yang sebelumnya nongkrong tampak keluar secara tertib baik dari rumah Kopi dan Rumah Makan.

Langkah mereka keluar seiring dengan datangnya beberapa petugas kepolisian yang secara santun masuk dan memberikan penjelasan kepada para pengelola usaha.

Baca juga: 9 Orang Ini Bakal Divaksin Pertama

Baca juga: Pandemi Covid-19, Kredit Perbankan di Sulut Tumbuh Tipis 0,54 Persen

Baca juga: Tanggapan Komjen Listyo Sigit Soal Kabar Jika Dirinya Adalah Calon Kuat Kapolri

Baca juga: Melly Goeslaw Hapus Postingan soal dr Tirta: Lebih Baik Saya Fokus Berkarier

Yah, bapak-bapak berseragam coklat dengan pangkat tersebut ternyata menjalankan instruksi Pemberlakuan Pembatasan Aktivitas Masyarakat (PPKM), sebuah keputusan yang diambil Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tomohon.

"Kita jalankan instruksi, jadi tempat usaha batas jam operasionalnya hanya sampai jam 8 malam," ujarnya disela melakukan penjelasan terhadap salah satu pengelola usaha.

Instruksi tersebut pun tak dibantah, malahan sebagian besar para pemilik usaha terlihat begitu patuh, meski beberapa di antaranya hanya meredupkan sebagian lampu.

Baca juga: Curhat Istri Okky Bisma, Korban Kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182: Sayangku Tunggu Istrimu Ini Disurga

Baca juga: Efek Samping Vaksin Virus Corona Sinovac, Penjelasan Badan Pengawas Obat dan Makanan

Selanjutnya tetap beroperasi, seiring sebagian pengunjung yang sadar perlahan beranjak keluar.

"Patuh saja dengan peraturan pemerintah. Apalagi ini demi kebaikan kita semua," ungkap Joutje Pangemanan, salah satu pemilik rumah Kopi di sekitaran Tugu Patung Tololiu.

Beranjak dari sekitaran tugu, pemandangan serupa turut terlihat di Pusat Kota Tomohon atau tepatnya di seputaran Menara Alfa Omega.

Sunyi dan seluruh tempat usaha terlihat ditutup, kecuali lampu apotik yang tetap terlihat terang.

Pemandangan ini pun terlihat nyaris persis seperti awal Covid-19.

Baca juga: 800 Tenaga Kesehatan di Bolaang Mongodow Selatan Akan Jalani Vaksin Covid Tahap Awal

"Tadi banyak petugas yang datang dan menginstruksikan untuk tempat usaha kecuali apotik ditutup," kata seorang warga yang terlihat masih betah berdiri di pinggir jalan sekitaran Menara Alfa Omega.

Sementara Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashari Gatot, menjelaskan dilakukan pembatasan ini untuk menindak-lanjuti Inpres No 6 tahun 2020 dan Perwako Tomohon No 289 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran dan pendisiplinan warga masyarakat atas penerapan Protokol Kesehatan di masa AKB Adaptasi Kebiasaan Baru dalam upaya pencegahan serta menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah kota Tomohon," ujarnya.

Baca juga: Ini Jumlah Ganti Rugi yang Harus Diterima Ahli Waris Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved