Penanganan Covid
Aplikasi Si Mapalus, Bantu Warga Terhindar Covid-19
Hadirnya aplikasi Si Mapalus Polres Bitung, membantu pencegahan memutus mata rantai Pandemi Covid-19
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Hadirnya aplikasi Si Mapalus Polres Bitung, membantu pencegahan memutus mata rantai Pandemi Covid 19.
Di mana warga yang umumnya melakukan pengurusan, surat keterangan catatan kepolisian (SKCP), SIM, laporan polisi, izin keramaian dan pelayanan lainnya harus ke Mapolres Bitung.
Kini melalui aplikasi ini cukup dari rumah saja, atau di mana saja tidak lagi berlama-lama di kantor polisi.
"Lewat aplikasi ini pengurusan di Mapolres, bisa dilakukan dan di akses dengan mudah di aplikasi Si Mapalus. Tidak butuh waktu lama karena diberikan kemudahan," kata Kapolres Bitung AKBP FX Winardi Prabowo, Jumat (8/1/2021).
Baca juga: Pos Pemeriksaan Covid-19 Masih Beroperasi, Warga Masuk Manado Tunjukkan Surat Hasil Rapid Test
Baca juga: Ajak Warga Patuhi Protokol Covid-19, Kapolda Perintahkan Para Kapolres Dirikan Kampung Tangguh
Baca juga: Bupati Cantik Ini Menjadi Orang Pertama Yang Disuntik Vaksin Covid-19
Di situasi pandemi covid-19, kehadiran aplikasi Si Mapalus Polres Bitung bisa menjadi akselerasi bersama dengan stekholder yang ada untuk berikan informasi masyarakat ke Kepolisian.
Lewat tim covid-19 yaitu tim operasi Yustisi gabungan TNI, Polri dan pemerintah senantiasi beri pelayanan ke masyarakat untuk memutus mata rantai Covid-19.
Beberapa hari ini kota Bitung kembali berstatus zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19.
Sehingga perlu peningkatan dan kesehadaran petingnya menjaga protokol kesehatan.
Baca juga: Kiat PNS Cantik Asal Tomohon, Dian Trully Rumorong, Jalankan Tugas di Tengah Pandemi Covid-19
Di tempat terpisah Kepala Dinas Kesehatan kota Bitung dr Jeannet Watuna jelaskan, status zona merah ditentukan oleh satgas Covid-19 pemerintah pusat lalu dijabarkan ke satgas provinsi.
Ada beberapa faktor penyebab, satu di antaranya angkat atau jumlah terkonfirmasi positif covid-19 per minggunya terus bertambah dan lainnya.
Kota Bitung berada di zona merah sejak hari Selasa (5/1/2021). Adapun dari data yang dihimpun hari ini Jumat (8/1) jumlah pasien terkonfirmasi positif covid 19 di Kota Bitung 931 kasus, yang dirawat diisolasi ada 132 pasien, sembuh atau sehat 774 dan meninggal dunia bertahan di angka 25 orang.
Wakil Wali Kota Bitung Ir Maurtis Mantiri MM dalam penyampaiannya terkait virus corona katakan, sudah banyak menyerang warga kota Bitung sehingga jangan dianggap remeh.
Baca juga: Modus Penipuan di Kota Bitung, Pelaku Jual Mobil & Kunci Duplikat, Lalu Mencuri Pakai Kunci Asli
"Perilaku kehidupan perlu diperhatian, mulai dari membiasakan diri pakai masker, mencuci tangan di air mengalir pakai masker, menjaga jarak, tidak berkerumun, jaga imun dan lainnya," kata Mantiri.
Lanjut Wali kota Bitung terpilih, masyarakat yang mulai merasa gejal-gejala yang bermuara ke covid-19 jangan ragu untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan ke rumah sakit daerah di Bitung.
Paket obat dan format protokol yang ada sudah benar.