DPRD Sulut
Agustine Kambey Segera Resmi Jabat Anggota DPRD Sulut, Gantikan Andrei Angouw
Agustine jadi Anggota DPRD lewat mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) akan menggantikan Andrei Angouw yang mundur karena maju Pilkada Kota Manado 2
Penulis: Ryo_Noor | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gedung Cengkih DPRD Sulut segera punya penguni baru.
Seorang politisi wanita akan menmbah daftar para srikandi sebagai wakil rakyat.
Sosok dimaksud yakni Agustine Kambey yang akrab disapa stien.
Agustine jadi Anggota DPRD lewat mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) akan menggantikan Andrei Angouw yang mundur karena maju Pilkada Kota Manado 2020.
Baca juga: Calon Wali Kota Manado Terpilih Andrei Angouw Sembuh dari Covid-19, Langsung Ketemu Olly Dondokambey
Baca juga: Inilah 8 Makanan yang Baik untuk Kesehatan Ginjal, dari Semangka Hingga Lobak
DPRD Sulut sudah menjadwalkan pengambilan sumpah janji Agustine sebagai Anggota DPRD Sulut
"Jadwalnya (sumpah janji) hari Rabu (6/1/2021," kata Anggota Fraksi PDIP DPRD Sulut, Berty Kapojos ketika dikonfirmasi tribunmanado.co.id, selasa (5/1/2021).
Agustine sudah lebih mengantongi Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Agustine Kambey, sosok kader senior PDIP. Wanita ini kelahiran 12 Agustus 1951.
Agustine maju Pileg DPRD Sulut di dapil Manad, daftar nomor urut 3.
Agustine merupakan caleg dengan perolehan suara terbanyak ke empat di daftar caleg PDIP. Ia meraup 4.748 suara Pileg 2019
Adapun di internal PDIP, ada tiga politisi yang melalui proses PAW.
Tiga sosok wakil rakyat ini harus mundur karena maju Pilkada serentak. Selain Andrei Angouw, ada juga Richard Sualang dan Hengky Honandar.
Sejauh ini baru PAW Richard Sualang yang ramping. Richard sudah resmi digantikan Hilman Firmansyah Idrus. Hilman diambil sumpah janji sebagai Anggota DPRD Sulut, 7 Desember 2020.
Setelah ini akan menyusul Angustine Kambey, terakhir sosok Herry Rotinsulu yang akan menggantikan Hengky Honandar
"PAW-nya Herry Rotinsulu informasi sudah ada di Biro Hukum Kemendagri, sementara proses, " ujar Berty yang juga Wakil Ketua DPD PDIP Sulut.
PDIP memproses secepatnya PAW. Kata Berty, agar secepatnya kekosongan kursi bisa terisi.
Hasil Rekapitulasi KPU Manado, Andrei Angouw dan Richard Sualang Menang 88.303 Suara
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado mengumumkan hasil surat suara pemenang di Pemilihan Walikota (Pilwako) Manado, di Hotel Peninsula Manado, Kamis (17/12/2020).
Pasangan Nomor Urut 1 Andrei Angouw dan Richard Sualang menang dengan 88.303 suara
Nomor urut 2 Sonya Selviana Kembuan – Syarifudin Saafa jumlah suara 32.224.
Nomor urut 3 Mor Dominus Bastiaan – Hanny Joost Pajouw jumlah suara 53.090.
Nomor urut 4 Paham Julyeta Paulina Amelia Runtuwene – Harley Alfredo Benfica Mangindaan jumlah suara 66.730.
Jumlah suara yang sah 240.347,
Tidak sah 4.008
Total suara sah dan tidak sah 244.355.
Sosok Andrei Angouw Jadi Wali Kota Manado Terpilih
Andrei Angouw, Lahir di Manado 23 Mei 1971.
Dia adalah mantan ketua DPRD Sulut dan bendahara DPD PDIP Sulut
Andrei Angouw sekaligus tercatat sebagai Wali Kota Manado pertama dari etnis Tionghoa dan beragama Konghucu.
Ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Manado, Sulawesi Utara, sangat menghargai pluralitas. Tidak ada dikotomi mayoritas dan minoritas.
Ayah empat anak ini memulai karier politik dengan bergabung di PDI Perjuangan pada 2008.
Saat ini menjabat Bendahara PDIP Sulut.
Andrei Angouw tiga periode terpilih duduk di DPRD Sulawesi Utara: periode 2009-2014, 2014-2019, dan periode 2019-2024.
Menjabat Ketua DPRD Sulut selama dua periode, sejak 16 Februari 2016 – Oktober 2020.
Saat itu Andrei Angouw menggantikan Steven Kandouw yang waktu itu maju sebagai calon Wakil Gubernur Sulut pada 2016.
Sejarah pun tercipta pada waktu itu, karena Andrei Angouw menjadi satu-satunya ketua DPRD di Indonesia yang beragama Konghucu.
Penghargaan:
Penerima Bintang Kehormatan dari Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) pada tahun 2018.
Pernah diundang terlibat R2O Austrian World Summit di Wina, Austria, pada tahun 2018.
Harta Kekayaan
Berdasarkan data kekayaan para kandidat ini, Andrei Angouw tercatat yang paling kaya.
Ia memiliki kekayaan hingga Rp 273.575.845.945.
Andrei Angouw tercatat sebagai calon kepala daerah terkaya di Sulawesi Utara.
Tanah dan Bangunan Rp 226.985.000.000
Alat Transportasi dan Mesin: Rp. 300.000.000
Harta tak bergerak lainnya: Rp 1.425.000.000
Kas dan setara Kas: Rp 10.203.619.718
Harta Lainnya: Rp 34.662.226.227
Data di atas berdasarkan tanggal penyampaian 28 April 2020.
Data Pribadi
Nama: Andrei Angouw
Lahir: Manado 23 Mei 1971
Istri: Irene G Pinontonan
Anak: 4 orang
Latarbelakang: Pengusaha dan pernah Direktur di PT. Gapura Utarindo