Kisah

Kisah Tentara Hobi Perang yang Tetap Bertempur Meski Kehilangan Mata dan Tangan

Sebagai seorang warga negara Belgia yang menghabiskan masa kecilnya di Kairo, Adrian Carton de Wiart tidak memiliki kewajiban untuk ikut berperang.

Editor: Rizali Posumah
ranker.com/Cecil Beaton/Wikimedia Commons
Adrian Carton de Wiart kiri dan ilustrasi pasukan Inggris di Perang Dunia 1. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ini adalah kisah seorang yang menikmati perang selama Perang Dunia (PD) 1. 

Orang itu bernama Adrian Carton de Wiart. Adrian lahir di Brussel pada tahun 1880.

Masa kecil Adrian sebagian dihabiskannya di Kairo.

Berkat kekayaan dan hak istimewa keluarganya, dia dididik di Inggris dengan harapan dia akan menjadi seorang pengacara.

Tapi Carton de Wiart terpikat untuk menjadi tentara dan ikut berperang.

Dia pun sukses menjadi seorang tentara dan  bertugas di Angkatan Darat Inggris dalam tidak kurang dari tiga konflik.

Yaitu Perang Boer Kedua, PD I, dan PD II, belum lagi beberapa petualangan militer lainnya.

Ilustrasi tentara yang terlibat dalam perang dunia I.
Ilustrasi tentara yang terlibat dalam perang dunia I. (militaryhistory)

Sepanjang pengalaman ini, dia kehilangan satu mata, tangannya diamputasi, dan mengalami lebih banyak lagi luka yang merusak tubuhnya.

Terlepas dari semua ini, Carton de Wiart terus berjuang dengan tekad baja dan bahagia.

Hingga dia menghembuskan nafas terakhirnya di usia 83 tahun di Irlandia pada tahun 1963.

Berikut beberapa fakta Adrian Carton de Wiart seperti dilansir dari ranker.com pada Jumat (1/1/2021).

Dia berbohong tentang usia dan kebangsaannya agar dia bisa bertempur dalam perang Boer

Sebagai seorang warga negara Belgia yang menghabiskan masa kecilnya di Kairo, Adrian Carton de Wiart tidak memiliki kewajiban untuk ikut berperang.

Namun tapi dia benar-benar ingin beroerang.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved