Breaking News:

Natal dan Tahun baru

Toleransi di Boltim, Pemuda Muslim Modayag ikut Amankan Ibadah Natal

Pemuda muslim Desa Modayag ikut ambil bagian dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Masehi Injili Bolaang Mongondow

Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Pemuda Muslim Modayag ikut Amankan Ibadah Natal 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Pemuda muslim Desa Modayag ikut ambil bagian dalam menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan ibadah Natal di Gereja Masehi Injili Bolaang Mongondow (GMIBM) Modayag.

Bahkan hal itu terjadi hingga saat ini.

Hasan Ishak mengatakan, hal itu sudah menjadi rutinitas tahunan kita. Kalau Natal kami (pemuda muslim) berjaga-jaga di depan gereja. 

"Kalau Idul Fitri, giliran teman-teman pemuda kristen yang berjaga di depan masjid,” ucapnya.

Baca juga: Tarkam Dumoga Jadi PR Kapolres Bolmong yang Baru

Baca juga: Sulut Ekspor 22,5 Ton Air Kelapa ke Singapura di Penghujung Tahun 2020

Baca juga: BREAKING NEWS: Pemkab Bolsel Keluarkan Surat Edaran, Larang ASN Bepergian 

Apa yang dilakukan sekelompok pemuda muslim itu merupakan bagian dari upaya memelihara dan menjaga toleransi antar umat beragama yang sudah lama terjalin dengan baik. 

“Kita di Desa Modayag ini sudah seperti saudara. Tak ada sekat yang memisahkan hubungan persaudaran antara yang muslim dan kristen maupun dengan agama lain. Kita hidup rukun dan damai, serta selalu hormat-menghormati antar sesama,” ujarnya.

Tokoh Pemuda GMIBM Modayag, Nelson Yonathan Ochotan, menyampaikan apresiasi dan terima atas apa yang dilakukan pemuda muslim tersebut. 

Selain telah memberi rasa aman dan nyaman bagi umat kristiani saat melaksanakan ibadah natal, pemuda muslim Desa Modayag juga sudah membantu aparat keamanan yang bertugas mengamankan ibadah dan perayaan natal khususnya di Desa Modayag.

Baca juga: Warga Dukung Rencana Pemkab Bolsel Hadirkan Internet di Pinolosian Bersatu 

“Terima kasih kepada teman-teman pemuda muslim. Mudah-mudahan hubungan baik antar umat beragama yang sudah lama terjalin tetap dan selalu terjaga,” sebutnya.

Menurutnya, kerukunan antar umat beragama yang terjalin baik di desa ini menjadi harta paling berharga yang harus kita jaga bersama.

"Mari kita jadikan Desa Modayag ini sebagai ikon atau simbol keberagaman di Bolaang Mongondow Timur,” tambahnya. (ana)
 

Baca juga: Hindari Menggunakan Cutton Bud, Ini Cara Membersihkan Telinga yang Baik dan Benar

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved