Kamis, 23 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tips Kesehatan

Hindari Menggunakan Cutton Bud, Ini Cara Membersihkan Telinga yang Baik dan Benar

Penggunaan cotton bud yang salah bahkan bisa menyebabkan luka pada bagian dalam telinga hingga merusak fungsi pendengaran.

Editor: Ventrico Nonutu
mirror.co.uk
Ilustrasi membersihkan telinga dengan cutton bud. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sebagian besar orang menganggap bahwa membersihkan telinga merupakan hal yang mudah.

Namun ternyata membersihkan telinga tidak boleh dilakukan dengan sembarangan.

Seringkali membersihkan telinga dilakukan dengan alat yang mudah didapatkan yakni cutton bud.

Baca juga: WAJIB Diketahui, Ini 4 Fakta Buruk Botol Air Mineral Kemasan

Baca juga: Tak Ingin Peryaan Hari Libur Jadi Klaster Penyebaran Covid-19, Kapolri Ingatkan Hal Ini

Namun, penggunaan cutton bud sebenarnya tidak disarakankan oleh ahli.

Pasalnya, cutton bud justru akan membahayakan organ pendengaran.

Dokter spesialis kesehatan telinga, hidung, dan tenggorok RS Indriati Solo Baru, dr. Hutami Laksmi Dewi, Sp.THT-KL, M.Kes, menjelaskan pemakaian cotton bud berisiko membuat serumen malah makin masuk ke dalam saluran telinga.

Tak ayal, kotoran itu pun malah bisa menutup telinga sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu pendengaran.

“Kalau kotorannya kering, justru bisa tambah masuk ke dalam karena penggunaan cotton bud,” kata dr. Hutami saat diwawancarai Kompas.com, Sabtu (30/5/2020).

Tak hanya itu, penggunaan cotton bud yang salah bahkan bisa menyebabkan luka pada bagian dalam telinga hingga merusak fungsi pendengaran.

“Banyak pasien datang ternyata gendang telinganya bolong karena tertusuk cotton bud. Ada juga yang berdarah. Maka dari itu, kami tidak menyarankan penggunaan alat itu untuk membersihkan kotoran telinga,” jelas dia.

dr. Hutami menerangan serumen sebenarnya tidak akan menyebabkan gangguan telinga apabila jumlahnya tidak berlebihan.

Kotoran hasil produksi alami dari kelenjar minyak di liang telinga ini malah berfungsi untuk melindungi telinga, seperti berperan memerangkap debu, menghambat pertumbuhan kuman, termasuk menjaga agar air tidak masuk ke dalam telinga.

Namun, jika sudah berlebihan atau menumpuk, serumen memang perlu dibersihkan karena bisa menimbulkan ketidaknyamanan dan mengganggu pendengaran.

“Namanya telinga tertutup kan tidak ada udara yang masuk. Pasien biasanya mengaluh tidak nyaman hingga pusing,” jelas dr. Hutami.

Cara dokter THT membersihkan telinga

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved