Breaking News:

Natal dan Tahun Baru

Menjual Kue Natal di Tengah Pandemi Covid-19, Nancy: Malah Makin Laris

Kue kering atau lebih sering dikenal dengan sebutan kue mentega menjadi hal salah satu kebutuhan umat Nasrani saat Natal dan Tahun Baru

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andreas Ruaw
Jual Kue Natal 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kue kering atau lebih sering dikenal dengan sebutan kue mentega menjadi hal salah satu kebutuhan umat Nasrani dalam melengkapi suasana Natal dan Tahun Baru.

Hal itu menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha mikro untuk memanfaatkan momen natal ini dengan membuat berbagai variasi kue kering.

Salah satunya Nancy Wuner (36), warga Tondano yang sudah sejak tujuh tahun berjualan kue kering disaat hari raya natal ini mengaku sangat terbantu dengan adanya momentum tahunan.

Ia tidak menyangka kalau jualannya bakal sangat laris walaupun di tengah masa pandemi saat ini.

Baca juga: BREAKING NEWS: Pengguna Jasa Kapal Motor Marah ke PD Bangun Bitung, Ini Penyebabnya

Baca juga: Dua Sosok di Balik Kemenangan SSM-Oppo di Pilkada Boltim 2020

Baca juga: Golkar Melepas Kepergian Estevanus Luntungan, Sosok Pekerja Keras dan Andalan Beringin Sulut

"Padahal di tahun-tahun sebelumnya hanya memproduksi 200 stoples, namun tahun ini justru meningkat hingga 250 toples, saya tidak menyangka bakal laris," katanya.

"Hal ini tentu sangat membantu karena dapat menunjang finansial keluarga yang terdampak pandemi Covid-19," lanjutnya.

Ia mengaku awalnya memulai usaha jualan kue ini hanya coba-coba, kemudian lama-kelamaan banyak yang memesan sehingga ia mempertahankan usahanya ini.

Baca juga: Medy Lensun Ketua Tim Pemenangan Suhendro Boroma-Rusdi Gumalangit, Berikan Selamat untuk SSM-OPPO

Untuk jenis kue yang dijual ada sekitar 30, nuttela keju, silver queen, salju mente, colata stik, castengels keju dan nastar.

"Keuntungan yang diperoleh sekitar 40 persen dari modal yang dikeluarkan," tandasnya.

Ia pun mengaku, kesulitan yang dihadapi saat menjalankan usaha ini, kadang tiba-tiba dicancle saat ada orang memesan.

"Oleh karena itu kami meminta uang muka untuk mengantisipasi hal itu terulang lagi," ungkapnya.

Baca juga: Golkar Melepas Kepergian Estevanus Luntungan, Sosok Pekerja Keras dan Andalan Beringin Sulut

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved