Hari Natal

SEJARAH Pohon Natal, Bermula dari Jerman, Dipopulerkan Ratu Inggris, Tiba di Amerika Lebih Dulu

Pohon Natal modern yang kini dapat dilihat saat Hari Raya Natal tiba berasal dari Jerman, tepatnya barat Jerman.

Editor:
AFP/TOBY MELVILLE
Ratu Elizabeth II dan Shylah Gordon menghias pohon natal. Ratu mengunjungi lembaga badan amal anak-anak Coram di London pada 5 Desember 2018. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Natal merupakan hari yang spesial bagi umat Kristiani.

Hari raya Natal yang dirayakan setiap tanggal 25 Desember kini tinggal menghitung hari.

Hari Natal sangat identik dengan pohon natal.

Biasanya pohon Natal dipasang di rumah bahkan di tempat-tempat umum.

Pohon Natal adalah salah satu tradisi yang selalu ada dalam Hari Raya Natal.

Orang-orang yang merayakan Natal menghias pohon cemara dengan berbagai hiasan.

Biasanya, pohon Natal dihias dengan lampu warna warni, ornamen perayaan Natal, dan bintang di pucuk pohon.

Ilustrasi Pohon Natal
Ilustrasi Pohon Natal (independent.co.uk via Tribun Batam)

Susunan kado di bawah pohon Natal membuat pohon Natal semakin meriah.

Lantas, mengapa pohon Natal erat kaitannya dengan Hari Raya Natal?

Berikut sejarah pohon Natal yang telah Kompas.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (21/12/2020).

Pohon Natal modern bermula di Jerman

Pohon Natal modern yang kini dapat dilihat saat Hari Raya Natal tiba berasal dari Jerman, tepatnya barat Jerman.

Melansir Britannica, pada abad pertengahan terdapat sebuah pertunjukan teatrikal tentang Adam dan Hawa yang memiliki sebuah “pohon surga”.

Adapun, “pohon surga” merupakan pohon cemara yang digantungi buah apel sebagai melambangkan Taman Eden.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved