Inflasi

Manado-Kotamobagu Inflasi di November 2020, BI: Indikator Pemulihan Ekonomi Daerah

Kota Manado mengalami inflasi sebesar 0,27 persen (mtm) di Bulan November 2020.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Chintya Rantung
TRIBUN MANADO/FERNANDO LUMOWA
Kepala BI Sulut Arbonas Hutabarat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Kota Manado mengalami inflasi sebesar 0,27 persen (mtm) di Bulan November 2020.

Sementara Kota Kotamobagu juga inflasi 0,65 (mtm), tertinggi di Pulau Sulawesi.

Dengan demikian, inflasi tahunan Manado dan Kotamobagu masing-masing tercatat sebesar -0,27 persen (yoy) dan sebesar 3,21 persen (yoy).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulut, Arbonas Hutabarat menjelaskan, inflasi tahunan Manado tersebut berada dibawah rentang target inflasi nasional 3±1 persen (yoy).

"Adapun inflasi Kotamobagu masih bergerak dalam rentang target dimaksud," ujar Arbonas kepada Tribun Manado, Rabu (02/12/2020).

Secara nasional, IHK bulan November 2020 juga tercatat inflasi sebesar 0,28 persen (mtm) dengan laju inflasi tahun kalender sebesar 1,23 persen (ytd) dan laju inflasi tahunan sebesar 1,59 persen (yoy).

Jika dilihat dari kelompok penyusunnya, pergerakan harga di Manado sebagian besar digerakkan oleh kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau.

Indeks harga Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau mengalami inflasi sebesar 0,72 persen (mtm) dan memberikan kontribusi sebesar 0,21 persen (mtm).

Arbonas bilang, berlanjutnya pembalikan harga komoditas strategis bawang merah dan tomat menjadi faktor pendorong utama tekanan inflasi kelompok tersebut di Kota Manado

Bawang merah dan tomat kembali melanjutkan pembalikan harga bulan ini setelah secara berturut-turut mengalami deflasi pada bulan Juli-September 2020.

"Hal ini sejalan dengan pola historis pergerakan harga komoditas tersebut yang cenderung naik di akhir tahun," katanyam

Meski demikian, kenaikan tekanan kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau tertahan penurunan harga komoditas cabai rawit dan ikan Cakalang.

Sementara itu, penurunan harga ikan Cakalang didukung kenaikan pasokan sejalan dengan anomali cuaca yang relatif berkurang selama bulan November 2020.

Sementara itu, tekanan inflasi di Manado juga ikut didorong kenaikan tarif angkutan udara yang memberikan kontribusi inflasi sebesar 0,08 persen (mtm).

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved