Pilkada Tomohon

Covid-19 Melonjak di Tomohon, WL: Bantuan Harusnya Diberikan saat Awal Covid Bukan Jelang Pilkada

Penanganan Covid-19  menjadi salah satu fokus pasangan Caroll Senduk dan Wenny Lumentut (CS-WL)

Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Debat Pilkada Tomohon 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - Penanganan Covid-19  menjadi salah satu fokus pasangan Caroll Senduk dan Wenny Lumentut (CS-WL).

Pasalnya meski protokol kesehatan sudah diberlakukan, namun jumlah pasien positif di Kota Tomohon masih terus terjadi penambahan.

"Memang terkait penanganan dan pencegahan kami akan terus koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Provinsi," kata Caroll dalam menanggapi pertanyaan moderator Susan Palilingan di Debat terbuka ketiga, Rabu (2/11/2020).

Selain itu, Caroll dalam penanganan covid-19 dikhususkan pemulihan ekonomi, sehingga akan dilakukan proyek padat karya.

Baca juga: Masuk Desember, Pjs Bupati Christiano Talumepa Imbau SKPD Genjot Penyerapan Anggaran

Baca juga: BREAKING NEWS: Survei Terbaru LSI Denny JA, Olly-Steven Kokoh di Angka 65,7 Persen

Baca juga: Dana Lansia Pemkot Manado Tahap Dua Rp 1 Juta Per Orang, Disalurkan Besok

"Dan tentu harus memparhatikan tenaga medis dengan memberikan insentif yang memadai," tukasnya.

Lebih lanjut ditambahkan Wenny Lumentut, terkait pertanyaan soal terjadi lonjakan jumlah pasien di Kota Tomohon dirinya menyebut salah satu cara memutus rantai penyebaran yaitu dengan penyaluran bantuan yang maksimal.

"Sejauh ini bantuan belum maksimal, dalam arti kata banyak yang terindikasi covid tapi tidak dapat bantuan. Bagaiamana Pemerintah akan menyuruh masyarakat untuk patuh, sedangkan penyaluran bantuan banyak yang tidak tepat sasaran," kata Wenny.

Baca juga: Sukses Digelar, UKW PWI Minahasa Agkatan XXVI Mendapat Apresiasi dari Pemkab Minahasa

"Saat ini Tomohon masuk dalam 50 kota yang masuk zona merah. Mari berkaca, berikan bantuan sesuai sasaran dan meminimalisasi penyebaran covid-19," sambungnya.

Selain itu, Wenny juga menegaskan dalam penanganan Covid-19, Pemerintah harus tegas dalam SOP dengan gugus tugas pusat.

"Kemudian kalau bantuan tidak turun sesuai sasaran kepada masyarakat kurang mampu. Sudah pasti masyarakat yang kurang mampu ini akan tetap beraktivitas tanpa memusingkan protokol kesehatan. Lalu daerah lain bantuan turun saat awal Covid-19 bukan saat jelang Pilkada," tandasnya.

Baca juga: Sukses Digelar, UKW PWI Minahasa Agkatan XXVI Mendapat Apresiasi dari Pemkab Minahasa

Adapun dalam debat terbuka yang digelar di Auditorium Bukit Inspirasi (ABI) UKIT diikuti tiga paslon.

Nomor urut 1, Jilly Gabriella Eman dan Virgie Baker (JGE-VB) yang diusung Golkar, NasDem, Hanura dan Demokrat 

Nomor urut 2 Caroll Senduk dan Wenny Lumentut (CS-WL) yang diusung PDIP dan Gerindra.

Nomor urut 3 Robert Pelealu dan Fransiskus Sello Soekirno (RoSe).

KPU Tomohon telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Manado 2020 sebanyak 73.633 pemilih.

Pemilihan kepala daerah serentak akan dilakukan pada Rabu, 9 Desember 2020. (hem)

Baca juga: Manado-Kotamobagu Inflasi di November 2020, BI: Indikator Pemulihan Ekonomi Daerah

SUBSCRIBE YOUTUB TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved