Breaking News:

Berita Tomohon

Bunga Asal Tomohon Kembali Laris Manis Hingga Sulawesi Tengah dan Maluku Utara

New normal atau kebiasaan baru seakan menjadi berkah tersendiri bagi para petani Bunga

Kolase / Tribun Manado / Hesly Marentek
Bunga Asal Tomohon 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON - New normal atau kebiasaan baru seakan menjadi berkah tersendiri bagi para petani Bunga.

Bagaimana tidak di awal kemunculan pandemi Covid-19 di Tomohon atau sekira pada bulan Maret lalu, para petani bunga sempat merasakan dampak tersebut.

Omzet penjualan pun merosot jauh dari yang diharapkan.

Namun memasuki era new-normal, keadaan perlahan mulai membaik, penjualan bunga pun makin luar biasa.

Baca juga: JPAR: Kami Bertekat Bersama Partai Nasdem, Akan Merebut Kota Manado

Baca juga: Peringati HUT Ke-49 Korpri, Asripan Nani: Mari Tingkatkan Etos Kerja yang Inovatif dan Kreatif

Baca juga: Disdagkop UKM Kotamobagu Siap Sidak Bahan Pokok Jelang Natal dan Tahun Baru

"Paskah new normal justru penjualan bunga di Tomohon khususnya di Tomohon Utara luar biasa. Ada kurang lebih 40 kendaraan masuk keluar untuk membeli bunga," kata Piet Pungus, salah Petani Bunga asal Tomohon.

Ketua Asosiasi Bunga Indonesia (Asbindo) Kota Tomohon ini menyebut peningkatan ini tak hanya dirasakan dirinya melainkan semua petani.

Sebab, saat ini ada banyak orang-orang pencari bunga, yang kemudian dijual kembali ke Kabupaten/Kota lain, bahkan dibawa keluar Sulut.

"Mereka adalah orang mencari bunga dan dijual ke Manado, Bitung, Minut, Bolmong Raya dan Sangihe. Bahkan ada yang menjual kembali ke Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Maluku utara," ungkap Piet.

Baca juga: Penetapan Plt Sekkot Tomohon, Pemkot Tunggu Keputusan Pemprov

Adapun meningkatnya pemburu bunga ini tak lepas dari kembali dibukanya kegiatan-kegiatan pesta, serta menjelang natal dan tahun baru.

"Jadi terjadi peningkatan setelah Gereja-gereja dan pesta-pesta dibuka itu membuat bunga-bunga potong sangat laris. Sedangkan untuk persediaan natal dan tahun baru kurang lebih ada 400 ribu tangkai yang siap panen Krisan potong," beber Piet menambahkan untuk omzet saja sejuah ini bisa mencapai ratusan juta.

Halaman
12
Penulis: Hesly Marentek
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved