Breaking News:

DPRD Sulut

Proyeksi APBD 2021, Pendapatan Taget Rp 4,72 Triliun, Belanja Tembus Rp 4,87 Triliun

DPRD Sulut menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan KUA-PPAS APBD Sulut  2021

Tribun manado / Ryo Noor
DPRD Sulut menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) APBD Sulut  2021, Kamis (12/11/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - DPRD Sulut menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) APBD Sulut  2021, Kamis (12/11/2020).

Nota kesepahaman KUA - PPAS diteken Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Silangen, Wakil Ketua Victor Mailangkay, James Kojongian, dab Billy Lombok serta Pjs Gubernur Agus Fatoni.

Dalam KUA PPAS APBD 2021, adapun pendapatan diproyeksi Rp 4,7 triliun lebih.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp 1,4 triliun.

Baca juga: Tokoh Pejuang Pemekaran Minsel Berpulang, Roy Ticoalu Dikenal Sosok yang Gigih Berjuang

Baca juga: Tiga Calon Bersaing Pikat Warga BMR Dengan Program

Baca juga: Fakta Terbaru Video Panas Dokter dan Bidan di Puskesmas, Rekaman CCTV Tunjukkan Bukti Kuat

Transfer daerah Rp 2,6 triliun, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp 20 miliar

Sementara untuk Belanja diproyeksikan Rp 4,87 triliun.

Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Silangen mengingatkan Pemprov Sulut untuk tetap menyesuaikan memperhatikan penemlatan anggaran terakomodir semua program diperlukan masyarakat di masa covid-19

Ia juga meminta mendorong inovasi khusus percepatan ekonomi dan peningkatan PAD.

Baca juga: PPK Matuari dan Jajaran Begadang Sampai Jam 4 Subuh Demi Hal Ini

"Penataan anggaran program kegiatan dapat melakukan pemerataan di 15 kabupaten kota sesuai kondisi dan kebutuhan," katanya.

Selain itu, untuk kegiatan belanja, DPRD mengharapkan agar dianalisa dengan saksama agar dapat direaliasikan di APBD induk.

"Penyesuaian angka - angka oleh TAPD, DPRD mengharapkan diperhatikan sesuai hasil pembahasa. bersama Banggar," ujarnya.

Silangen juga menegaskan, dalam penyusunann perencanaan pembanguan wajib memerhatikan hasil reses dalam penuusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD). (ryo)

Baca juga: Jelang HUT ke-75 Brimob, Satbrimob Polda Sulut Laksanakan Bakti Sosial

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
 

 

Penulis: Ryo_Noor
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved