Breaking News:

Pilpres Amerika

Pendukung Donald Trump Membawa Senapan dan Pistol Saat Demo, Teriak 'Kami Menang'

Penghitungan suara terus meningkat menunjukkan mantan wakil presiden dari Partai Demokrat itu dapat segera dinyatakan sebagai pemenang Pilpres AS.

Carlos Barria/REUTERS
Donald Trump memakai masker. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Para pendukung Donald Trump tak henti mengklaim adanya kecurangan dari Pemilihan Presiden Amerika Serikat. 

Sementara itu, pendukung calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat Joe Biden menari di jalan-jalan di luar pusat penghitungan suara di Philadelphia, Pennsylvania Jumat (6/10/2020).

Penghitungan suara terus meningkat menunjukkan mantan wakil presiden dari Partai Demokrat itu dapat segera dinyatakan sebagai pemenang Pilpres AS.

Berdasarkan hitung cepat The Associated Press (AP), Biden unggul di Pennsylvania dengan perolehan 3,337,069 suara (49,6 persen).

Sementara capres dari Partai Republik Donald Trump memperoleh 3,308,192 suara (49,2 persen).

Dengan keunggulan di Pennsylvania, Biden hampir dipastikan memenangi capres AS karena telah melebihi 270 electoral college.

Di sejumlah negara bagian, pendukung Biden bersorak kepada petugas pemungutan suara untuk "menghitung setiap suara," kadang-kadang berdansa setiap kali seseorang memutar lagu Beyonce atau lagu Missy Elliott di pengeras suara.

Seorang guru studi sosial, Sean Truppo (37) menyalakan kembang api setelah terbangun oleh berita Biden menyalip Trump dalam hitungan negara bagian Pilpres AS.

Sebelum menempatkan putrinya yang berusia 4 tahun di kereta dorong untuk bergabung dengan kerumunan di luar Pusat Konvensi Philadelphia.

"Putri saya lahir saat pemerintahan Trump dan saya ingin dia menyaksikan akhir dari Trump," katanya.

Halaman
1234
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved