Breaking News:

Hari Sumpah Pemuda

Maknai Sumpah Pemuda, MPA Tarsius Bentangkan Merah Putih Raksasa di Air Terjun Tunan

Banyak cara unik yang bisa dilakukan anak-anak muda untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober lalu

Istimewa
MPA Tarsius dan organisasi pecinta alam lainnya membentangkan bendera raksasa dan melakukan penghijauan di Air Terjun Tunan, Minut dalam rangka memaknai Sumpah Pemuda. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Banyak cara unik yang bisa dilakukan anak-anak muda untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober lalu.

Contohnya Mahasiswa Pecinta Alam (MPA) Tarsius Politeknik Negeri Manado yang tergabung dalam SuperAdventure Manado.

Mereka merefleksikannya dengan membentangkan bendera merah putih berukuran 30x15 meter sekaligus menanam bibit pohon buah-buahan di Wisata Air Terjun Tunan, Desa Talawaan, Dimembe, Minahasa Utara.

Menurut Dewan Penasehat MPA Tarsius Vallen Momuat, membentangkan bendera merah putih ini dilakukan tepat di Air Terjun Tunan yang memiliki ketinggian 85 meter. Setelah bendera merah putih berhasil dibentangkan, para peserta mengikuti upacara bendera.

Baca juga: Kantor Pertanahan Boltim Serahkan 14 Sertifikat kepada Pemkab Boltim dan 1 Sertifikat PLN

Baca juga: PDIP Bolsel Targetkan OD-SK Menang 80 Persen di Pilkada Sulut

Baca juga: Kampanye di Manado, Sehan Si Singa Podium Menyanyi Lagu Ade Manuhutu

“Kegiatan ini untuk memaknai Sumpah Pemuda sekaligus mengobarkan semangat nasionalisme. Kami mengajak anak-anak muda, khususnya dari para pecinta alam untuk selalu menghargai jasa para pahlawan,” ujar Vallen Momuat, Rabu (04/11/2020).

Ia menambahkan, kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari berbagai kota di Sulawesi Utara seperti Manado, Bitung, Kotamobagu, hingga Minahasa Utara dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kegiatan seperti ini sudah lima kali dilakukan dengan lokasi yang cukup variatif mulai dari sungai, pantai, gunung, dan terakhir di air terjun.

Baca juga: Repatriasi 155 ABK Indonesia Pakai 2 Kapal Ikan RRT

Untuk menggelar kegiatan ini, MPA Tarsius yang tergabung dalam SuperAdventure Manado bekerja sama dengan sejumlah organisasi lainnya yaitu KPA Cilyndrika, KPA Rasamala, PPAD Everest, Karang Taruna Desa Talawaan, dan Korp Suka Rela Politeknik Manado.

Kegiatan lain yang dilakukan oleh para pecinta alam ini adalah menanam bibit pohon buah-buahan seperti durian, duku, rambutan serta bunga tapebuya. Bibit-bibit tersebut ditanam di sekitar area Air Terjun Tunan.

“Penghijauan ini untuk menarik wisatawan. Jadi nantinya di sekitar Air Terjun Tunan akan ada berbagai macam buah-buahan dan tanaman bunga tapebuya. Harapannya, ke depan para wisatawan bisa menikmati suasana alam sambil memetik buah sendiri,” katanya lagi.

Baca juga: Goba Molunow Destinasi Wisata Boltim yang Punya Spot Instagramable dan Ramah Anak

Kegiatan yang digagas MPA Tarsius bersama sejumlah organisasi pecinta alam tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Talawaan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Talawaan Vicky Palit mendukung kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap tahun.

“Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin dijalankan. Para pecinta alam ini telah membuat kegiatan positif yang menunjang dan mempercantik Wisata Air Terjun Tunan. Semoga ini bisa memberikan manfaat bagi kami dan para wisatawan di masa mendatang,” harap Vicky.

Selain pembentangan bendera serta penanaman bibit pohon buah-buahan dan bunga, MPA Tarsius yang tergabung dalam SuperAdventure Manado dan para pecinta alam lain juga mengadakan lomba fun bolder (panjat dinding) dan orintering (membaca peta).

Kegiatan ini digelar selama dua hari pada 28-29 Oktober 2020. (ndo)

Baca juga: BREAKING NEWS: Sambangi Bolsel, Steven Kandouw Gunakan Kopiah Karanji Khas Gorontalo

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Fernando_Lumowa
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved