Pilkada 2020
Olly Dondokambey 'Magnet' Penarik Suara Calon PDIP, Marhany: Pengaruhnya 60-70 Persen
Figur Olly Dondokambey menjadi 'magnet' menarik dukungan pemilih menjatuhkan pilihan bagi calon bupati/wali kota diusung PDIP
Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Figur Olly Dondokambey menjadi 'magnet' menarik dukungan pemilih menjatuhkan pilihan bagi calon bupati/wali kota diusung PDIP.
Strategi Coattail effect atau ekor jas Olly Dondokambey diterapkan PDIP.
Paket Olly-Steven dan 7 pasang calon kepala daerah digaungkan meraup dukungan pemilih.
Ketua Tim Kampanye Olly-Steven, Marhany Pua mengungkapkan, setidaknya ada dua aspek yang dilihat.
Pertama, figur Olly-Steven menjadi magnet meraup dukungan bagi calon kepala daerah kabupaten/kota
Baca juga: Duo Istri Wakil Kepala Daerah Isi Waktu Cuti dengan Cara Ini
Baca juga: LPSDK Paslon CEP-Sehan Tidak Ditambah dan Dikurangi
Baca juga: Jelang Pilkada Sulut 2020, KPU Lakukan Edukasi Pemungutan Suara Lewat Simulasi
"Deengan keunggulan dimiliki Olly-Steven populer, teladan, kinerja sudah dibuktikan selama 5 tahun, figur yang punya hubungan dekat dengan Presiden dan para pengambil keputusan. Itu merupakan potret-potret keunggulan ditransfer ke kabupaten/kota dapat memperkuat pilihan masyarakat terhadap figur yang diusung PDIP," kata Mantan Anggota DPD RI ini.
Marhany mengatakan, Olly Dondokambey menjadi magnet memperkuat posisi figur-figur PDIP di kabupaten/kota untuk dipilih.
Ia mengakui, memang tidak diukur secara spesifik dalam bentuk kuantitatif terkait tarikan dukungan terhadap Olly untuk calon bupati/wali kota diusung PDIP.
Baca juga: CS-WL Rasakan Dampak Efek Olly-Steven
Namun dari potret elektabilitas Olly Dondokambey ada beberapa kabupaten/kota punya korelasi yang sama. Ia menyebut Kota Manado misalnya
"Memang pertarungan tidak mudah, namun figur Olly ini bisa berpengaruh 60-70 persen keterpilihan dari calon wali kota dan wakil wali kota dalam pergulatan pemilihan," kata dia.
Kedua menyangkut segi efektivitas pembangunan.
Olly-Steven menawarkan solusi pembangunan ketika pusat, provinsi, dan kabupaten / kota bersinergi.
Baca juga: CS-WL Rasakan Dampak Efek Olly-Steven
"Gubernur dan kepala daerah kabupaten/kota dari partai yang sama itu lebih mudah sinergi, sehingga lebih mudah dalam pembangunan," ujarnya
Dalam beberapa kejadian karena tidak ada sinergitas program pemerintah mandek
"Dana APBN sudah dilobi bagus Pak Olly, tapi di kabupaten/kita tidak jalan, karena tidak saling mendukung, latar belakangnya karena beda kepentingan karena beda partai politik," ujarnya.
Baca juga: Polemik Demosi Berkedok Mutasi, Edison Humiang Surati Pjs Gubernur Sulut
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/olly-dondokambey-akan-di-anugerahi-penghargaan-the-best-leader.jpg)