Selebriti
Mayangsari: Utang Bambang Tri Rp 50 Miliar Itu, Ibarat Kenakalan Guru Kepsek yang Tanggungjawab
Cerita mengenai utang Bambang Trihatmodjo yang ikut menjadi pembahasan di keluarganya, di utarakan sang istri tercinta Agustina Mayangsari.
Menurut Prisma, dana tersebut sebenarnya merupakan dana talangan untuk kepentingan Sea Games 1997. Karena komitmen KMP pada dasarnya hanya kesanggupan dalam penyelenggaraan Sea Games. Dana kesanggupan konsorsium maksimal Rp 70 miliar namun sebagaimana audit ternyata lebih dari Rp 156 miliar, tidak meliputi dana pembinaan atlet.
Kenapa utang ini menjadi demikian besar? Dana talangan untuk Sea Games 1997 yang disebut menjadi utang Bambang itu membengkak karena dikenakan bunga per tahunnya. Prisma melihat tagihan ke kliennya tidak berdasar.
"Bunga 5% setahun yang sebenarnya itu talangan yang disebut sebagai utang hingga selesai dilakukan audit keuangan. Namun ya itu, unsur politiknya dibawa-bawa. Apalagi tanpa diduga Presiden Soeharto lengser di 1998," ucap Prisma.
Baca juga: Seorang Pengemudi Ditangkap Lantaran Nyetir Mobil Kencang Nyelonong dan Tabrak Pintu Masjidil Haram
Baca juga: Begini Tanggapan Richard Kyle Terkait Penyebab Putus dengan Jessica Iskandar: Kalau Pisah Ya Sudah
Karena Bambang Trihatmodjo merasa bukan penanggungjawab PT Tata Insani Mukti, maka ia keberatan bila harus menanggung tagihan tersebut. Menurut Prisma, yang bertanggungjawab atas keuangan dana yang ditagih adalah PT Tata Insani Mukti.
Melihat akan utang masa lalu yang ditagih ke suaminya, Mayangsari mengatakan, perkara utang masa lalu itu ibarat masalah antara kepala sekolah dan guru. Dalam hal ini, ia memposisikan Bambang sebagai kepala sekolah yang harus bertanggung jawab atas ulah sang guru.
"Dari cerita yang terjadi itu, saya menanyakan kepada suami saya 'apakah itu benar'. Dia hanya mengatakan bahwa 'sebuah perusahaan kalau cuma...' ya itulah berarti. Ya anggap saja sekolah ya, ada kepala sekolah. Ini sebenarnya yang nakal gurunya gitu. Jadi karena dia kepala sekolahnya jadi dia yang nanggung," ungkap Mayangsari.