Kontroversi Presiden Prancis
Penyerangan Gereja di Nice, Kontroversi Presiden Macron, Dituding Hina Islam dan Nabi
Belum ada informasi apakah penyerangan di baliska gereja Notre Dame di Kota Nice Prancis selatan, Kamis (29/10/2020) ada keterkaitan dengan
TRIBUNMANADO.CO.ID, PRANCIS - Belum ada informasi apakah penyerangan di baliska gereja Notre Dame di Kota Nice Prancis selatan, Kamis (29/10/2020) ada keterkaitan dengan pernyataan Presiden Emmanuel Macron.
Namun, situasi di Prancis memang lagi sensitif.
Tiga orang tewas dan sejumlah lainnya terluka dalam apa yang polisi sebut sebagai serangan teroris.
Seorang pria bersenjata pisau menyerang orang-orang di dalam gereja sekitar jam 09.00 pagi waktu setempat.
Sebelum peristiwa ini terjadi dua terbela dengan pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang menyatakan karikatur Nabi Muhammad merupakan bagian dari kebebasan berekspresi.
Ucapan sang Presiden dituduh 'menghina Islam' dan menyudutkan Nabi Muhammad SAW.
Negara-negara Islam di Timur Tengah pun marah besar.
Akibatnya produk makanan-minuman dan jasa dari Prancis kabarnya ditolak di Timur Tengah.
Sebelumnya, Macron dikenal kontroversi termasuk saat menikahi nenek berusia 67 tahun dan telah menjanda.
Baca juga: Bacaan Sholawat Nabi Muhammad SAW, Sholawat Nariyah, Sholawat Tibbil Qulub, Dilengkapi Manfaatnya
Lalu siapa sebenarnya Macron ini dan apa kiprahnya selama ini?
Berikut Tribunnews.com, Rabu (28/10/2020) sajikan dari berbagai sumber fakta-fakta mengenai Macron:
1. Presiden termuda
Pemilik nama lengkap Emmanuel Jean-Michel Frédéric Macron ini lahir di Amiens, Prancis, pada 21 Desember 1977 (usia 42 tahun).
Sebelum terjun ke politik, Macron merupakan mantan bankir investor Prancis.
Pada 26 Agustus 2014 ia dilantik sebagai Menteri Ekonomi, Pembaruan Industri dan Urusan Digital dalam pemerintahan Manuel Valls.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penyerangan-di-gereja-nice-prancis-dikabarkan-seorang-wanita-dipenggal.jpg)