Breaking News:

Pilkada 2020

Ingatkan Kembali Soal Aturan Kampanye, Rommy Sambuaga: Tidak Lebih dari 50 Orang

KPUD Minsel tak henti-hentinya mengingatkan kepada masing-masing pasangan calon supaya mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan kampanye

Istimewa
Ketua KPUD Minsel Rommy Sambuaga 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - KPUD Minahasa Selatan (Minsel) sebagai penyelenggara Pilkada Serentak 2020 tak henti-hentinya mengingatkan kepada masing-masing pasangan calon (paslon) supaya mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan kampanye tatap muka.

Aturan itu tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020.

Ini memuat tentang pelaksanaan pilkada serentak lanjutan dalam kondisi bencana nasional covid-19.

Ketua KPU Minsel Rommy Sambuaga menjelaskan melalui PKPU ini, ada batasan jumlah peserta kampanye tatap muka.

Baca juga: KPU Tomohon Pastikan Calon Anggota KPPS Bukan Anggota Parpol atau Tim Sukses

Baca juga: Pjs Bupati Minsel Rapat dengan 3 Camat dan 10 Lurah, Ini Yang Ditegaskan

Baca juga: Pertanyakan Sumbangsi Milenial Terhadap Bangsa dan Negara, Megawati: Masa Hanya Demo Saja

“Jadi kampanye tatap muka, pertemuan terbatas dan dialog dibatasi. Jumlah peserta yang hadir secara keseluruhan paling banyak 50 orang,” kata dia, Selasa (27/10/2020).

Dalam PKPU ini juga mengatur tentang pemanfaatan media sosial atau daring sebagai sarana kampanye.

Sebaiknya paslon kata dia bisa memanfaatkan media daring untuk sarana kampanye karena lebih aman dan terhindar dari bahaya covid-19

Baca juga: Sosok Josep Maria Bartomeu, Presiden Barcelona yang Mundur Gara-gara Lionel Messi Cs

Diketahui dalam aturan baru ini, kampanye tatap muka tetap diperbolehkan dan tidak ada larangan. Dalam Pasal 58 ini, termasuk di aturan yang lama, KPU hanya meminta agar kampanye lebih diutamakan melalui media sosial dan media daring.

Selain itu, poin baru lainnya ada di Pasal 58 ayat 2 huruf a yaitu kampanye dilakukan di ruangan atau gedung. Ada sedikit perbedaan dari aturan yang lama yaitu PKPU Nomor 6 Tahun 2020.

Dalam PKPU Nomor 6, beleid ini berbunyi “ruangan atau gedung tertutup”. Sehingga, frasa tertutup ini yang kemudian dihilangkan oleh KPU

Baca juga: Kendarai Mobil Rambo, Lewati Delapan Sungai, Para Dokter Ini Layani Desa Terpencil

Baca juga: Kronologi Anggota Polri Ditembak Oleh Mantan Brimob, Dilatarbelakangi Masalah Utang Piutang

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Penulis: Andrew_Pattymahu
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved