Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Wali Kota Manado

Ini Prestasi Kepemimpinan Wali Kota GSVL 10 Pimpin Manado

Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di bawah kepemimpinan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) tidak lama lagi

Penulis: Fistel Mukuan | Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Fistel Mukuan
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut dan Pimpinan Tribun Manado Risdianto Tunandi 

GSVL juga katakan semua masyarakat kota Manado dilindungi dengan program tanpa bayar, sehingga ketika masuk Rumah Sakit (RS) sampai keluar dibiayai oleh pemerintah kota, dan bekerja sama dengan enam RS yang ada di kota Manado dari masuk sampai keluar masyarakat gratis itu sejak 2010 hingga 2015 sampai selesai periode pertama.

"Kita sudah mendapatkan penghargaan di bidang kesehatan, sebagai kota sehat pada periode pertama dan dari kementerian lingkungan hidup dengan mendapat Adipura yang terus kita kelola sampahnya pada periode pertama," tambahnya lagi.

Setelah 2015 sampai sekarang Adipura sudah tidak ada lagi di kota Manado dikatakan GSVL, dikarenakan pada tahun 2014 Manado terdampak dengan banjir dua pertiga wilayah Manado dan banyak sampah sehingga TPA dari nol menjadi bukit akibat sampah banjir tersebut.

Baca juga: Kepala PSDKP Jakarta Ujian Doktor, Kritik Habis Kebijakan Susi Pudjiastuti Ketika Jadi Menteri

Dengan sampah tersebut dikatakannya sehingga itu menjadi penilaian tersendiri untuk mendapatkan Adipura yaitu pengelolaan TPA yang harus memenuhi syarat.

"Meskipun bersih dan hijau kota kita tetapi tidak dapat Adipura karena faktor yang satu ini menjadi syarat dengan nilai yang besar dan penentu yaitu pengolaan TPA untuk mendapat Adipura," kata GSVL yang adalah ketua gugus tugas Covid-19 kota Manado.

Sedangkan ditambahkannya, pada periode yang kedua meskipun tidak ada lagi peluang dapat Adipura tapi kota harus dibersihkan.

"Manado sendiri pada kepemimpinan pertama perawatan kesehatan sudah digratiskan bagi masyarakat kurang mampu, tapi karena sudah ada jaminan kesehatan dari nasional harus disesuaikan dengan pemerintah pusat yaitu BPJS kesehatan dan Manado kota terakhir mendaftarkan masyarakatnya karena sebelumnya ada jaminan kesehatan sendiri lalu beralih," ungkapnya lagi.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, DPMD Bolmut Bentuk Tim Gugus Tugas di Setiap Desa

Sampai hari ini disampaikan GSVL pemerintah Manado tetap mengikuti BPJS kesehatan bagi masyarakat dan itu diprioritaskan, meskipun masa sulit seperti ini dan peserta yang diikutkan ada 110 ribu jiwa yang diikut sertakan sampai sekarang ini.

"Dengan masyarakat sehat kita tetap mensuport pendidikan khususnya bagi mereka yang kurang mampu, untuk biaya pendidikan terus mensuport dan puni Tuhan IPM masih pada posisi tertinggi di Sulut," ungkap ketua Pria Kaum Bapa (PKB) sinode GMIM ini.

Tutupnya dalam perbincangan, tingkat kesejahteraan juga masyarakat makin hari makin lebih baik tetapi karena sekarang ditengah pandemi sehingga semua terdampak Covid-19.(fis)

Baca juga: Sulut Jadi Daerah Nomor 2 yang Tak Percaya Covid-19, Update Data Terkini 5.048 Orang Positif Corona!

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved