Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Bolmong

Pemuda Bolmong, Yuk Belajar Bahasa Mandarin

Pengajaran bahasa Mandarin akan digalakkan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) untuk menyongsong era Kawasan Industri Mongondow

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
arthur rompis/tribun manado
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Pengajaran bahasa Mandarin akan digalakkan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) untuk menyongsong era Kawasan Industri Mongondow (Kimong).

Kimong bakal menghadirkan ratusan investor, yang sebagian besar berasal dari Cina.

Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dalam setiap perhelatan yang berhubungan dengan dunia pendidikan selalu mengingatkan tentang pentingnya bahasa Mandarin ini.

"Saya minta disediakan guru bahasa mandarin untuk menyambut kawasan industri
mongondow (Kimong)," katanya dalam peletakkan batu pertama bangunan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN), Rabu (14/10/2020).

Sebut Yasti, pihaknya sudah melakukan MOU dengan pemerintah Indonesia dan pemerintah Cina untuk pembangunan Kimong.

Baca juga: BREAKING NEWS: Puluhan Personel Polres Bolsel Jalani Swab Test

Baca juga: Gran Puri October Fiesta Promo, Harga Mulai Rp 550 per Malam

Baca juga: KPUD Minsel Ingatkan Paslon Patuhi Pemasangan APK

Nilai investasinya mencapai Rp 150 triliun menurut kurs dolar saat ini.

"Kimong akan membutuhkan anak - anak dengan kecakapan khusus," katanya.

Dikatakan Yasti, Kimong nantinya tak hanya dimasuki investor Cina. Tapi juga Jepang dan Korea.

"Industri yang dibangun adalah dari hulu dan hilir, jadi ini tantangan bagi kita," kata dia.

Baca juga: Daftar Pemilih Tetap Bolmong di Pilkada 2020 Berjumlah 166.144

Baca juga: Olly Dondokambey Tinjau Peternakan Lebah Madu Tonsea Lama, Ada Produk Madu Madoka

Sebelumnya dalam pertemuan dengan pihak Universitas Dumoga Kotamobagu (UDK) beberapa waktu lalu, Yasti mengusulkan berdirinya prodi bahasa mandarin.

"Saya usul dirikan prodi bahasa mandarin dan inggris," katanya.

Sebut Yasti, pihak universitas tak usah pusing cari guru. Ia akan minta investor sediakan guru bahasa mandarin.

"Investor bersama pemerintah juga punya tanggung jawab para rakyat. Jangan mereka cuma mengeruk kekayaan daerah ini," kata dia.

Baca juga: Pasca-Penetapan DPT, Bawaslu Bolsel Beri Apresiasi bagi KPU

Baca juga: Lakukan Penganiayaan, Dua Pemuda Kinilow Dibekuk Totosik

Ungkap Yasti, investor cina sudah antri masuk Bolmong.

Untuk itu, pemuda Bolmong harus paham bahasa Mandarin agar dapat meraih manfaat
maksimal dari lahirnya Kimong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved