Travelling
Keindahan Paripurna di Pantai Bungin Lolak
Berkunjung ke Lolak, ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). Tak lengkap rasanya bila tidak singgah ke Pantai Bungin di Motabang
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: David_Kusuma
Mungkin satu - satunya kelemahan pantai ini adalah susah sinyal. Internet susah diakses.
Tribun tak bisa membaca novel dari internet.
Padahal suasananya pas. Ada keheningan dan keindahan.
Terpaksa Tribun membuka file musik dan memutar lagu klasik Blue Danube karya Strauss.
Hanyut dalam keindahan alam dan musik, warga tampak seperti sedang berdansa Waltz di pesisir.
Pemilik kios tersebut bernama Amna. Ia warga Motabang asli.
Dulunya Amna hanya ibu rumah tangga. Ketika tempat wisata itu dibuka beberapa tahun lalu,
Amna beralih jadi pengusaha kecil - kecilan. Omzetnya lumayan. "Jika ramai bisa sampai 800
ribu hingga sejuta per hari," katanya.
Masa covid-19 sempat mematikan usaha Amna.
• Jika Anda Mengoleskan Bawang Merah di Leher Sebelum Tidur, Hal ini Akan Terjadi, Jangan Kaget!
Pantai itu ditutup. Ia sempat frustasi karena kehilangan pendapatan.
Kini, di era new normal, pantai tersebut dibuka lagi dengan protokol Covid-19 ketat. Usaha Amna berangsur pulih.
Semakin banyak kios yang dibuka. Persaingan pun semakin ketat.
Amna pasang kiat agar bisa meraih pengunjung.
"Saya bikin masakan yang enak dan pelayanan yang ramah," kata dia.
Sebut Amna, banyak pelanggannya yang datang dari Kotamobagu. Mereka pelanggan tetap yang
datang tiap akhir pekan.
• Tanggapi Pengakuan Mahasiswa UGM Dipukul saat Demo, Susi Pudjiastuti Menangis, Netizen: Miris Kan Bu
Salah satunya Rusdi Paputungan. Pria yang berprofesi sebagai ASN ini mengatakan, pantai itu pas sebagai sarana rekreasi keluarga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pantai-bungin-indah.jpg)