Sanggar Kegiatan Belajar
SKB Bolsel Mulai Serahkan Ijazah Paket B dan C, Sri Pakaya Ingin Lanjutkan Kuliah di Gorontalo
Kabar gembira datang bagi warga belajar Paket B dan C Tahun Pendidikan 2019/2020, di Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF)
Penulis: Nielton Durado | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLAANG UKI - Kabar gembira datang bagi warga belajar Paket B dan C Tahun Pendidikan 2019/2020, di Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF), Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel)
Pasalnya saat ini warga pelajar di SKB Bolsel sudah bisa mengambil ijazah, hasil belajar mereka.
Warga belajar yang membutuhkan Ijazahnya bisa mendatangi langsung kantor SKB Bolsel, dengan syarat mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.
Kepala SKB Bolsel, Nasir Hondango menghimbau, kepada warga belajar yang mengambil ijazah, harus mengutamakan Protokol Kesehatan Covid-19.
• Partai Hanura Masih Golput, Brani Segera Putuskan Dukung Calon di Pilgub Sulut 2020
• Doni Monardo Bagi Ribuan Bibit Tanaman Pencegah Longsor, Sulut Dapat 5.000 Pohon
• Pandemi Covid-19 Tunda Keberangkatan 88 Pekerja Migran Indonesia ke Luar Negeri
"Jangan lupa terus menerapkan 3 M, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," ujarnya ketika ditemui, Kamis (8/10/2020).
Nasir juga menegaskan pengambilan ijazah itu tidak ada Pemungutan biaya apapun.
"Ijasahnya sudah kami sediakan, tidak ada pungutan apapun, semuanya gratis," tegas Pepen sapaan akrabnya.
• Mahasiswa di Manado Kembali Turun ke Jalan Tolak Omnibus Law UU Cipta Lapangan Kerja
• Dimarahi Gisella Anastasia, Gempita Marten Minta Maaf via Rekaman Suara, Sang Ibu Langsung Luluh
Sementara itu, salah satu warga Paket C Sri Yanti Pakaya, mengaku dirinya sangat senang dengan hadirnya Lembaga SKB Bolsel.
Pasalnya dia bisa melanjutkan studinya yang sempat terputus beberapa tahun lalu.
"Alhamdulillah, ijazah yang saya peroleh ini akan saya gunakan melanjutkan pendidikan saya di perguruan tinggi yang ada di Gorontalo," imbuhnya. (Nie)
• 8 Sosok Tokoh Penting Masa Kerjaaan Hindu- Buddha hingga Islam dalam Sejarah Indonesia
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO: