G30S PKI

Akhir Riwayat Musso Pimpinan Pemberontakan PKI 1948, Tewas Ditembak Brigade S di Sebuah Desa

Akhir riwayat Musso, pimpinan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) tahun 1948 di Madiun.

Wikipedia.org via BangkaPos
Musso atau Muso Manowar 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhir riwayat Musso, pimpinan pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) tahun 1948 di Madiun.

Musso tewas ditembak di sebuah desa.

Kala itu, pengepungan terhadap Kota Madiun diperintahkan oleh Jenderal Sudirman.

Bangsa Indonesia mengalami beberapa pergolakan besar setelah memproklamasikan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Salah satu pemberontakan yang terjadi adalah pemberontakan PKI di Madiun, Jawa Timur pada September 1948.

Pemberontakan tersebut merupakan pemberontakan besar pertama setelah Indonesia merdeka.

Dalam pemberontakan tersebut, ingin mengganti ideologi Pancasila dan membentuk Republik Soviet Indonesia.

Pemimpin pemberontakan PKI di Madiun adalah Muso.

Dalang di Balik Pemberontakan G30S PKI Ditangkap dalam Bus, Ganti Nama Kusman dengan Untung Sutopo

ilustrasi penangkapan PKI
ilustrasi penangkapan PKI (cerdika.com)

Membangkitkan PKI

Dalam buku Madiun 1948: PKI Bergerak (2011) karya Harry A. Poeze, Muso merupakan salah satu pemimpin PKI di awal 1920.

Pada 3 Agustus 1948, Muso kembali ke Indonesia setelah menetap di Moskow, Uni Soviet sejak 1926. Pada 10 Agustus, menuju dan menginap di Solo kediaman Wikana (gubernur militer).

Kedatangan Muso ke Indonesia adalah pembawa amanat Moskow sejak berangkat ke Uni Soviet.

Atas intruksi Moskow, ia mendirikan PKI muda.

Muso dikenal sebagai orang yang bersifat otoriter dan tidak sabar.

Bagi Moskow, justru sifat itulah yang diutamakan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved