Bank SulutGo
Bank SulutGo Dukung Elektronifikasi Tol Manado-Bitung, Sudah 6 Ribu Keping BSGcash Tersebar
Bank Pembangunan Daerah Sulut Gorontalo (Bank SulutGo) berkomitmen mendukung elektronifikasi Tol Manado-Bitung
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bank Pembangunan Daerah Sulut Gorontalo (Bank SulutGo) berkomitmen mendukung elektronifikasi Tol Manado-Bitung yang baru saja diresmikan Presiden RI, Joko Widodo, Selasa (29/09/2020).
Dirut Bank SulutGo, Jeffry Dendeng memastikan, Torang pe Bank sudah siap menjadi salah satu bank pelaksana sistem pembayaran di tol sepanjang 39,9 kilometer itu.
"Kami sejak lama sudah menyiapkan uang elektronik BSCcash co-branding Brizzi," kata Dendeng saat menerima kunjungan Direktur Tribun Manado, Risdianto Tunandi dan jajaran di ruang kerjanya, Rabu (30/09/2020).
Dendeng bilang, sedikitnya ada enam ribu keping BSGcash tersebar untuk pengguna tol. "Itu untuk tahap awal. Kedepan kita tambah lagi," kata Dendeng.
• 3 M Viral di Bolmong, Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak
• Susanto Mamonto Ajak Masyarakat Wujudkan Pilkada Damai 2020
• Pandemi Covid-19, Transaksi Pembayaran Digital Ritel di Sulut Naik 25 Persen
Bank SulutGo bekerja sama dengan BRI menerbitkan uang elektronik co-branding BSGcash Brizzi. "Kita kerja sama dengan BRI yang mencetak kartunya. Sifatnya co-branding," jelas dia.
Torang pe Bank, satu-satunya BUMD yang menjadi pelaksana sistem pembayaran di di Tol Manado-Bitung.
Selain Bank Sulut, lima bank nasional menjadi pelaksana sistem pembayaran dimaksud. Lima bank itu,BNI, BRI, BCA, Mandiri dan BTN.
• Bupati Yasti: BMR Lebih Butuh Sekprov, Wagub Hanya Ban Serep
Penerapan sistem pembayaran non-tunai di Tol Manado-Bitung bertujuan memberi kemudahan dan efisiensi. Baik kepada pengguna maupun ke pengelola sarana tersebut.
Uang elektronik dapat di top up melalui transfer ATM, mobile banking, Link Aja atau mesin top up yang tersedia di pintu tol, kantor bank atau gerai Indomaret dan Alfamart. Satu kartu bisa diisi dengan maksimal saldo Rp 2 juta.
Kepala BI Sulut, Arbonas Hutabarat mengatakan, digitalisasi sistem pembayaran di tol wajib dilakukan demi efiesiensi dan keamanan.
"Dengan uang elektronik lebih praktis, mudah dan aman. Apalagi saat ini tengah pandemi Covid-19. Pembayaran nontunai meminimalisir risiko penularan," katanya.(ndo)
• Siltap, TKD dan Gaji THL di Minut Dipastikan Terbayar di Pergeseran Anggaran Tahun Ini
• 4 Fraksi DPRD Setujui Ranperda Perubahan APBD 2020 Bolmut, Ini Kata Wabup Amin Lasena
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO: