Berita Heboh
China Larang Muslim Utsul di Hainan Pakai Jilbab, Gambar dan Video Beredar di Medsos
Pemerintah China melakukan persekusi terhadap kaum minoritas muslim di sejumlah wilayah.
Muslim di Xinjiang, dengan menunjuk adanya orang yang terkontaminasi teroris sebelumnya.
Pada tahun 2015, badan legislatif regional mengeluarkan undang-undang
yang melarang penggunaan cadar dan pakaian lain yang merepresentasikan
simbol agama ekstremis di Urumqi.
Yang kemudian, aturan ini diberlakukan di seluruh Xinjiang dua tahun kemudian.
Namun, China tidak memberikan alasan kenapa larangan penggunaan jilbab
bagi kaum Muslim Utsul di Sanya.
Pekerja itu mengatakan bahwa, wanita Utsul yang bekerja di pemerintah kota
Sanya atau cabang Partai Komunis China setempat juga dilarang mengenakan
jilbab ke kantor sejak akhir tahun lalu.
Para Muslim Utsul yang bekerja di pemerintahan atau badan-badan Partai
Komunis hanya diberi tahu bahwa jilbab itu ‘tidak diatur’.
Pemerintah kota Sanya memilih bungkam dan menolak
memberikan komentar pada media.
Tetapi dokumen Partai Komunis dari tahun lalu yang dilihat oleh South
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/chinalarangmuslim-utsul-di-hainan-pakai-jilbabgambar-dan-video-beredar-di-medsos.jpg)