Perang Azerbaijan dan Armenia
Perang Azerbaijan dan Armenia, 21 Tentara dan Warga Sipil Tewas di Perbatasan
Perang Azerbaijan dan Armenia. Hari kedua tewaskan 21 jiwa. Di antaranya tentara dan warga sipil.
Serangan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh dimulai setelah laporan militan Suriah dikirim ke negara itu.
Beberapa hari mendatang kemungkinan akan mengungkap lebih banyak tentang masalah ini.
Pada 29 September, perang pecah di wilayah Kaukasus Selatan sejak konflik di Ossetia Selatan pada 2008.
Konflik 2008 dimulai setelah serangan Georgia di Ossetia Selatan, yang menyebabkan operasi Rusia dan kekalahan rezim Saakashvili yang didukung AS.
Akhiri Kebuntuan Upaya Perundingan Politik
Perang 2020 ini menjadi hasil dari kebuntuan Armenia-Azerbaijan untuk wilayah Nagorno Karabakh.
Pasukan Azerbaijan telah bergerak maju di Nagorno-Karabakh untuk memulihkan kendali mereka atas daerah tersebut.
Republik Nagorno-Karabakh sebenarnya telah menjadi negara merdeka de facto dengan mayoritas etnis Armenia
yang didirikan atas dasar Nagorno-Karabakh Autonomous Oblast dari Republik Sosialis Soviet Azerbaijan sebagai akibat dari Perang Nagorno-Karabakh (Februari 1988 - Mei 1994).
Wilayah ini secara de facto dikuasai Armenia, sedangkan Azerbaijan masih berupaya memulihkan kendali atas wilayah tersebut.(Tribunnews.com/Reuters/Aljazeera/RussiaToday/xna)
Tautan:
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hari Kedua Perang Armenia vs Azerbaijan, 21 Tentara dan Sipil Tewas di Nagorno-Karabakh,