Kasus Mutilasi
Laeli Jadi Bucin hingga Nekat Bunuh Manajer HRD Rinaldi, Sayang Lihat Fajri Tak Makan Beberapa Hari
Adanya faktor bucin atau budak cinta yang membuat Laeli Atik nekat membunuh HRD Rinaldi. Ini alasannya!
"Jadi faktor ekonomi, mereka terdesak," kata Yusri.
Kata pakar soal aksi pembunuhan yang dilakukan Laeli Atik
Seorang pakar atau ahli viktomologi, Heru Susetyo menyebut adanya faktor Bucin atau Budak Cinta yang membuat Laeli Atik nekat membunuh manajer HRD Rinaldi.
Sehingga akal sehat dan nalar serta kepintaran Laeli Atik yang selama ini diperoleh menjadi hilang setelah bertemu Fajri.
"Teori berikutnya adalah karena Bucin Budak Cinta, nalar jadi hilang, akal sehat jadi hilang.
"Dan dia sangat tercokok dengan orang yang dia cintai.
Yang notebene-nya adalah suami orang. Kemudian dia mengikuti apa saja yang disuruh oleh sang Pacar.
Walaupun sebenarnya dia punya kehendak bebas, dia punya hak untuk tidak mengikutinya.
Apalagi dia seorang intelektual, lulusan kampus ternama.
Barangkali dia kehilangan akal sehat dan nalar karena bucin tadi," papar Heru.
Pelaku Terancam Hukuman Mati
Dua tersangka pelaku kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria yang jenazahnya ditemukan di dalam koper di Apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, terancam hukuman mati.
"Penerapan Pasal 340 KUHP dengan pidana mati atau seumur hidup atau Pasal 338 KUHP dan 365 KUHP,"
kata Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Nana Sudjana dalam konferensi pers di Mako Polda Metro Jaya, Kamis (17/9/2020).