Jumat, 8 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Teuku Markam

Sosok Teuku Markam, Penyumbang 28 Kg Emas Monas, Dituduh PKI dan Dipenjara Soeharto, Harta Dirampas

Pada puncak bangunan yang menjulang setinggi 132 meter, terdapat nyala obor yang terbuat dari perunggu seberat 14,5 ton dan dilapisi emas murni

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
Biografi
Teuku Markam, pengusaha asal Aceh yang sumbang emas 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok Teuku Markam, pengusaha asal Aceh yang mengumbang emas 28 kilogram untuk Monas.

Teuku Markam menyumbang emas tersebut di era Presiden Soekarno

Diketahui, Pembangunan Monas mulai dilakukan pada 17 Agustus 1961.

Monas mulai dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975. Monas memiliki tinggi 132 meter atau sekitar 433 kaki.

Puncak Monas memiliki bongkahan emas seberat 38 kilogram berbentuk kobaran api.

Sikap Tenang Pelaku Mutilasi Jadi Sorotan, Polisi: Kalau Dilihat, Tidak Ada Sakit Jiwanya

Kisah Hidup Jemaat Mula-mula, Bertekun dan Sehati, Harta Dijual serta Dibagikan untuk Pelayanan

Teuku Markam, penyumbang emas Monas
Teuku Markam, penyumbang emas Monas (Istimewa via Tribunnews)

Emas itu melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala.

Tidak banyak orang yang mengetahu bahawa emas itu sumbangan Teuku Markam.

Teuku Markam lahir pada tahun 1925 di Seuneudon, Alue Capli, Panton Labu, Aceh Utara.

Sejak kecil Teuku Markam sudah menjadi yatim piatu.

Saat Teukum Markam berusia 9 tahun, sang ayah Teuku Marhaban meninggal dunia. Sedangkan ibunya telah lebih dulu meninggal.

Teuku Markam kemudian diasuh kakaknya Cut Nyak Putroe.

Teuku Markam hanya mengenyam pendidikan hingga kelas 4 SR (Sekolah Rakyat).

Dalam perjalanan hidupnya, Teuku Markam terlibat dalam pembangunan infrastruktur di Aceh dan Jawa Barat, jalan Medan-Banda Aceh, Bireuen-Takengon, Meulaboh, Tapaktuan yang didanai oleh Bank Dunia.

Dari 38 kilogram emas, Teuku Markam menyumbangkan emas seberat 28 kilogram emas.

Teuku Markam merupakan seorang pengusaha kaya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved