Berita Bitung
Cegah Banjir Masuk Rumah, Pria Ini Bongkar Pagar Besi dan Diganti Tembok
Robert Ase warga yang tinggal di antara lorong Senyum dan Kamboja, di Kelurahan Bitung Tengah terpaksa membongkar dua pagar besi
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Pada Minggu (13/9/2020), terjadi banjir dan tanah longsor di kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.
Hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur, didukung kondisi drainase tersumbat pasir, sampah hingga tidak ada saluran di pemukiman rawan banjir menjadi faktot utama.
Laju air meluap masuk hingga ke dalam rumah warga.
Dari amataran Tribunmanado.co.id di lapangan pasca banjir dan longsor, warga masih sibuk membersihkan sisa lumpur di halaman rumah dengan cara menyiram air.
Lalu ada barang seperti meja, kursi dan prabot rumah tersusun rapih tidak pada tempatnya.
• Sepanjang 11,4 Kilometer, Pembangunan Ringroad III Dimulai dari Kalasey Minahasa
• Polres Boltim Gencar Lakukan Pencegahan Covid-19 dengan Bagikan Masker di 7 Kecamatan
• TNI, Polri Bersama Satpol PP Tertibkan Masyarakat Tidak Pakai Masker
Warga meletakkan di tempat yang lebih tinggi, seperti di susun-susun ke atas.
Begitu juga dengan pakaian, di gantung warga di tali jemuran agar bisa kering.
Adapula bara-barang dari rumah warga yang penuh berlumpur, sudah tak layak digunakan ditaruh di tepih jalan bersama dengan sampah.
Robert Ase warga yang tinggal di antara lorong Senyum dan Kamboja, di Kelurahan Bitung Tengah tepatnya Kompleks Pardo terpaksa membongkar dua pagar besi di depan rumah.
"Buat pagar tembok agar air tidak masuk ke halaman hingga dalam rumah, seperti kejadian Minggu kemarin," tutut Robert Ase kepada diwawancarai Tribunmanado.co.id, di sela menerima bantuan pribadi dari Keluarga Mantiri-Tangkudung dan Honandar-Sondakh.
• Juli 2020, Neraca Perdagangan Sulut Surplus 61,43 Juta Dollar AS
• Update Corona di Sulut, Sulsel, Sultra, Sulteng, Gorontalo Hingga Jatim Per 14 September 2020
Lanjuta Om Obe sapaannya, ketika hujan deras mengguyur air kerap mengalir hingga ke dalam pekajaran rumah melalui pagar besi hingga mengairi dalam rumah.
Peristiwa banjir semalam, menurut Abe ketinggian air hingga 1 meter beruntung hanya mesin cuci yang terombang-ambing diatas genangan air.
Sementara barang lainnya berhasil diselamatkan.
• Jalan Ringroad III Mulai Dibangun, Tahap Pertama Sepanjang 1,5 Kilometer
Di Lorong Senyum Kelurahan Bitung Tengah lingkungan 1 RT 3 ada sekitar 9 rumah kemasukkan air setinggi lutut orang dewasa.
Nampak tiga orang bocah, dua pria dan satu perempuan ikut membantu membersihkan lumpur di halaman rumah pakai alat sekop.
"Air yang meluap dari saluran masuk ke rumah, ini yang terparah. Kemerin-kemarin tak separah ini dampaknya," kata Embo warga sekitar.(crz)
• Gubernur Sulut Olly Dondokambey Serahkan 250 Sertifikat Program PTSL
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pasca-kena-banjir-di-bitung.jpg)