Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pria Ini Punya 120 Istri, Padahal Poligami Dilarang di Negaranya

Dari 120 istri Tambon, 22 tinggal di lingkungan yang sama dengannya di distrik Phromnee, dengan sisanya tersebar di seluruh negeri.

Tayang:
Editor: Ventrico Nonutu
eva.vn
Tambon Prasert didampingi istri terbarunya, Nam Fon (27), saat memberi keterangan kepada wartawan perihal istrinya yang berjumlah hingga 120 orang. Di Thailand, poligami adalah hal ilegal. 

"Saya seorang kontraktor konstruksi. Kapan pun saya membangun rumah, saya akan menikah di sana. Saya mencintai semua dan mereka semua mencintai saya".

Tambon juga tidak menipu istri mana pun.

Setiap kali dia akan menikah, dia memberi tahu istri barunya bahwa dia punya banyak istri lain dan berencana untuk menikah lebih banyak lagi di masa depan.

Dari 120 istri Tambon, 22 tinggal di lingkungan yang sama dengannya di distrik Phromnee, dengan sisanya tersebar di seluruh negeri.

Tambon melanjutkan: “Ketika saya bilang saya punya istri baru, mereka semua setuju. Tidak ada yang mempermasalahkannya. Mereka semua menerima dan tidak pernah berdebat. Saya juga menghormati mereka semua. 120 istri semuanya telah diminta oleh orang tua saya akan mengadakan pernikahan adat. Semuanya sudah menikah dengan layak.

Pemikiran memiliki terlalu banyak istri dan anak akan sangat berpengaruh pada kehidupan Tambon, namun nyatanya mengurus 120 istri dan 28 anak sangat sederhana baginya.

Berkat kelimpahan materi, Tambon selalu menyediakan segala kebutuhan keluarganya.

Bahkan membangun rumah pribadi untuk istri yang belum ada di rumah.

"Jika mereka tidak memiliki rumah sendiri, saya akan memberi mereka tanah dan mengatur segalanya untuk mereka sehingga semua orang akan senang," kata Tambon kepada wartawan.

Menariknya, selama wawancara, istri terbaru Tambon, Nam Fon, 27, sedang duduk di samping suaminya dan mendengarkan, sepertinya tidak terkejut atau terkejut dengan pernyataan suaminya

Saat ini belum jelas apakah Tambon akan menghadapi masalah hukum setelah mengaku berpoligami.

Bukan Poligami Pertama di Thailand

Meski ilegal, kisah Tambon bukanlah kasus poligami pertama di Thailand.

Poligami pertama yang terungkap di publik justru dilakukan oleh Raja Thailand Maha Vajiralangkornm, setelah menjadikan selirnya seorang permaisuri atau istri dalam upacara resmi.

Dalam siaran televisi setempat, raja berusia 67 tahun ini mengadakan upacara pernikahan untuk menikahi selirnya, Sineenat Wongvajirapakdi (34) yang telah lama menjalin hubungan dengan sang Raja.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved