Pilkada Serentak 2020
TERKINI, Sebanyak 60 Bakal Calon Kepala Daerah Se Indonesia Terpapar Covid-19
Ketua KPU Arief Budiman mengungkapkan data terbaru bakal calon kepala daerah yang dinyatakan positif virus Corona.
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Berita terkini terkait tahapan pencalonan Pilkada Serentak 2020.
Kabar mengejutkan datang dari para bakal calon kepala daerah yang mendaftar di Pilkada Serentak 2020.
Ketua KPU Arief Budiman mengungkapkan data terbaru bakal calon kepala daerah yang dinyatakan positif virus Corona.
Dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR dengan Mendagri, Bawaslu, dan DKPP, Kamis (10/9/2020), Arief mengatakan ada 60 bacalon Pilkada Serentak 2020 yang terpapar Covid-19 per hari ini.

"Data calon yang dinyatakan positif saat pemeriksaan swab test, laporan sampai hari ini, jumlahnya mencapai, data di slide masih 46, tapi per hari ini sampai tadi siang sudah 60 calon dinyatakan positif Covid-19," kata Arief di Ruang Rapat Komisi II DPR, Senayan, Jakarta.
Data itu didapatkan berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan dalam rangka pendaftaran calon kepala daerah.
"Yang terpapar itu tersebar di 21 provinsi, dari laporan yang kami terima dari 32 provinsi," ucap Arief.
• Fakta-fakta Penyerangan Mapolsek Ciracas Diungkapkan Prada MI, KSAD Murka Lihat Kondisi Korban

Ketua KPU: Kalau Salah Mengelola, 105 Juta Pemilih Pilkada Bisa Jadi Epicentrum Covid-19
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyebut pelaksanaan pilkada serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19 tidak boleh sampai salah dikelola.
Sebab, nantinya kesalahan pengelolaan bisa berdampak besar terhadap penyebaran virus.
Menurut Arief, setidaknya ada 105 juta pemilih yang akan menjatuhkan pilihannya dalam pesta demokrasi tersebut.
Hal ini yang dikhawatirkan adanya kerumunan baik saat tahapan pemilu maupun saat pencoblosan.
"Pilkada ini harus sehat dan aman karena pada hari yang sama lebih dari 105 juta orang akan bergerak bersama-sama. Jadi ini peristiwa luar biasa yang punya dampak bisa positif dan bisa negatif," kata Arief di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/9/2020).
Dia mengharapakan peran aktif seluruh pihak untuk mengamankan pelaksanaan kontestasi lima tahunan tersebut.
Sebaliknya, dia mengharapakan tidak ada kerumunan dalam tahapan proses pilkada.
• Virus Corona di Indonesia Masih Merajalela, Maruarar Sirait Yakin Jokowi Pertimbangkan Tunda Pilkada
