Berita Internasional
Tak Bisa Main PUBG Berujung Maut, Pria di India Nekat Gantung Diri, Ditemukan Tewas di Kamarnya
pemuda tersebut nekat mengakhiri nyawanya sendiri lantaran tak bisa bermain PUBG lagi, menurut kepolisian setempat pada hari Minggu (6/9/2020).
TRIBUNMANADO.CO.ID - Belum lama ini seorang pemuda berusia 21 tahun nekat bunuh diri.
Menurut informasi yang ada, pemuda tersebut nekat mengakhiri hidupnya di sebuah kamar.
diketahui, pemuda tersebut nekat mengakhiri nyawanya sendiri lantaran tak bisa bermain PUBG lagi.
Hal tersebut menurut kepolisian setempat pada hari Minggu (6/9/2020).
Insiden itu terjadi di distrik Nadia, Benggala Barat, India pada Jumat (4/9/2020).
Melansir dari India TV, Selasa (8/9/2020), Pritam Halder, yang merupakan seorang mahasiswa, ditemukan tergantung di rumahnya di Desa Purba Lalpur.
Ibunya yang bernama Ratna mengatakan, setelah sarapan pagi, putranya masuk ke dalam kamarnya.
"Saat saya memanggilnya untuk makan siang, kamarnya dikunci dari dalam. Setelah itu digedor berkali-kali, dan dia tidak membuka pintu.
Kemudian saya memanggil tetangga. Mereka masuk ke kamar dan menemukan anak saya tergantung atas pelafon," katanya.
Polisi mengatakan pihaknya telah mendaftarkan kasus kematian yang tidak wajar.
Ratna mengaku anaknya ternyata frustasi karena tidak bisa bermain PUBG.
“Dia akan memainkannya pada malam hari. Saya pikir dia meninggal karena bunuh diri karena tidak bisa bermain PUBG,” katanya.
Polisi mengatakan bahwa setelah berbicara dengan anggota keluarga, mereka yakin Pritam bunuh diri karena tidak dapat memainkan game seluler, yang diblokir oleh pemerintah India pada hari Rabu (2/9/2020).
India kembali memblokir 118 aplikasi buatan China termasuk PUBG Mobile, Tantan, dan Alipay untuk ketiga kalinya.
Pemblokiran dilakukan di tengah ketegangan hubungan kedua negara akibat konflik di wilayah Ladakh, perbatasan China dan India.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-bunuh-diri-gara-gara-tak-bisa-main-pubg-324.jpg)