Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Barack Obama Serang Donald Trump, Sebut Tak Layak Jadi Presiden AS

Mantan presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, Rabu (19/8/2020) waktu setempat, menyerang Presiden Donald Trump.

Editor: Ventrico Nonutu
TRIBUNNEWS.COM
Donald Trump dan Barack Obama 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump kembali mendapat serangan.

Serangan kali ini datang dari mantan presiden AS, Barack Obama.

Barack Obama menyebut bahwa Donald Trump sangat tidak layak untuk menjadi presiden Amerika Serikat.

• BACA: Kritik Presiden Rusia, Seorang Politikus Diracuni di Atas Pesawat, Kondisinya Memprihatinkan

• BACA: 25 Film Korea Terbaik Abad 21, Rekomendasi untuk Mengisi Liburan di Rumah

Seperti dilansir dari kantor berita Reuters, Obama berpendapat sangat penting untuk memilih mantan wakilnya, Joe Biden, untuk memastikan kelangsungan demokrasi Amerika.

“Ia terlihat tidak tertarik untuk melakukan pekerjaan itu; tidak tertarik untuk menemukan kesamaan; tidak tertarik menggunakan kekuatan luar biasa dari kantornya untuk membantu siapa pun kecuali dirinya sendiri dan teman-temannya; tidak tertarik untuk menjalankan tugas kepresidenan kecuali sebagai tontonan satu reality show lagi yang dia gunakan untuk mendapatkan perhatian yang sangat dibutuhkan,” kata Obama tentang Trump pada malam ketiga Konvensi Nasional Demokrat.

Obama menyalahkan Trump atas kematian 170 ribu orang Amerika karena virus corona.

Ia juga menyalahkan Trump karena jutaan orang yang kehilangan pekerjaan akibat resesi, dan memudarnya prinsip-prinsip demokrasi negara di dalam dan luar negeri.

“Donald Trump tidak berkembang sesuai tuntutan pekerjaannya karena dia tidak bisa melakukannya,” kata Obama. "Dan konsekuensi dari kegagalan itu parah."

Trump menanggapi penampilan Obama dengan huruf kapital semua dalam cuitan di Twitter.

Trump berpendapat Obama memutuskan untuk mendukung Biden hanya setelah para pesaingnya di Demokrat mundur dari kontestasi.

Menurut Trump, hal itu menunjukkan keraguan tentang pencalonan Biden.

Namun pada Rabu (19/8), Obama menyampaikan dukungan penuh untuk Biden dan calon wakil presiden Kamala Harris.

Obama mengatakan mereka "benar-benar peduli dengan setiap orang Amerika, dan mereka sangat peduli dengan demokrasi ini."

Biden (77 tahun) secara resmi dinominasikan pada Selasa (18/8) malam untuk menghadapi Trump (74 tahun) dalam pemilihan presiden pada 3 November.

Obama (59 tahun) tak henti-hentinya memuji mantan wakil presidennya, dengan mengatakan Biden menjadi "saudara" baginya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved