Ledakan di Lebanon
Kisah Kolonel di Lebanon Tewas Misterius Setelah Minta Amonium Nitrat Dipindahkan, 2 Hasil Autopsi
dia meminta agar amonium nitrat sebanyak 2.750 ton untuk dipindahkan dari Pelabuhan Beirut.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang Kolonel di Lebanon tewas misterius setelah meminta amonium nitrat dipindahkan.
Pejabat tersebut adalah Kolonel Joseph Skaf, kepala divisi pengawasan narkoba di Bea Cukai Lebanon.
Pada 2013, dia meminta agar amonium nitrat sebanyak 2.750 ton untuk dipindahkan dari Pelabuhan Beirut.
Dia ditemukan tewas secara misterius pada 2017. Ada 2 hasil autopsi yang berbeda.
• Ashanty Geram dengan Hujatan Netizen ke Aurel Hermansyah: Hati-hati Sampai Manapun Akan Saya Cari!
• Datang ke San Siro Menangis, Giacomo Bonaventura Keluar pun Menangis: Terima Kasih Fans AC Milan

Demikian menurut dokumen yang dibagikan media Lebanon, Kamis (6/8/2020).
Kolonel Joseph Skaf, kepala divisi pengawasan narkoba di Bea Cukai Lebanon pada 2013, menulis,
"Kami informasikan kepada Anda bahwa divisi ini menerima informasi tentang datangnya kapal Rhosus di Pelabuhan Beirut.
Kapal itu memuat amonium nitrat yang biasa digunakan sebagai bahan peledak, sangat berbahaya dan menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat."

Melansir Al Arabiya English, dia meminta kepada pihak otoritas untuk memindahkan kapal itu agar menjauh dari pelabuhan dan diawasi, demikian pernyataan dokumen tersebut.
Tak lama pada 2017, Skaf meninggal dunia. Penyebab kematiannya tidak dapat diketahui secara pasti karena ada dua laporan otopsi yang saling bertentangan.
Saat itu, surat kabar terkemuka Lebanon, An-Nahar, melaporkan, "Apakah kaki sang pensiunan Kolonel Joseph Skaf tergelincir ataukah dia terlempar dari ketinggian 3 meter?
Sebuah pertanyaan yang masih belum terjawab, terutama setelah dua laporan forensik kontradiktif yang ditugaskan jaksa penuntut umum dari dua pemeriksa medis."
An-Nahar juga mengutip pernyataan sebuah sumber di Pasukan Keamanan Internal (ISF) Lebanon,
• Rio Permana Mandagi: Saya Ditanya Begini soal Imba, Berpeluang di Golkar, Gerindra, PKS
• Cerita Hussein El Dor, Bek PSM Makassar Asal Lebanon yang Selamat saat Peristiwa Ledakan di Beirut

"Salah satu dari dua laporan menyatakan insiden itu kecelakaan, dan yang lainnya menegaskan bahwa itu (perbuatan) disengaja karena menemukan memar di kepala almarhum."
Tumpukan amonium nitrat di Pelabuhan Beirut meledak pada Selasa (4/8/2020), menewaskan lebih dari 135 orang dan melukai lebih dari 5.000 orang.
Presiden Lebanon Michel Aoun mengatakan, ledakan itu disebabkan timbunan stok yang disimpan di pelabuhan selama bertahun-tahun tanpa ada tindakan pengamanan.