Jumat, 29 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Olly Lirik Tokoh Muslim: PDIP Cari Pendamping Andrei

Abid Takalamingan menguat sebagai kandidat wakil wali kota dari PDIP menghadapi Pilkada Manado 9 Desember 2020.

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
IST
Andrei Angouw dan Ketua Umum PDIP Megawati 

Untuk itu, kandidat yang masuk bursa harus di survei betul-betul bukan hanya di organisasinya, namun harus secara menyeluruh. Supaya diusung nanti betul di terima masyarakat. Karena ini bukan hanya bicara representasi. Namun ini bicara soal bagaimana bisa meraih kemenangan. 

Prof Welly Areros
Prof Welly Areros (Istimewa)

Prof Welly: Andrei Butuh Pasangan Sevisi

Pengamat politik, Prof Welly Areros mengatakan, siapapun yang nanti disiapkan PDIP untuk mengusung calon pasti sudah memenuhi prosedur pengodokan calon kepala daerah yang sesuai dengan visi dan misi partai.

"Tentu di sini hampir semua calon yang sudah melalui tes publik telah mempunyai kualitas dan dinyatakan layak dipersiapkan menghadapi Pilkada Serentak Desember 2020," ungkap Areros, Senin (3/8/2020).

Tetapi masih ada parpol peserta pilkada yang punya calon wali kota namun belum memiliki calon wakil wali kota. Katakanlah yang sedang dihadapi PDIP. Kata Areros, mereka sudah memiliki Andrei Angouw tapi sampai hari masih sedang mencari pasangan eakil yang cocok dengan kebijakan partai.

"Nah, agar mampu bertarung dengan parpol lain yang sudah lebih dahulu menetapkan pasangan calon untuk memilih calon pasangan siapa yang akan mendampingi Andrei menurut saya cukup sulit, karena Manado sebagai barometer politik di Sulawesi Utara menjadi ukuran kekuatan parpol untuk bisa menang atau kalah," kata Dosen Fisip ini.

Menurutnya, persaingan calon sangat ketat. Jika ini menjadi titik perhatian PDIP untuk menentukan siapakah yang layak mendampingi Andrei, menurut haruslah paling tidak bisa merangkul calon dari latar belakang akademisi, keterwakilan daerah, agama yang menjadi birokrat, maupun kalangan profesional.

"Tapi tergantung dari cara pandang pimpinan PDIP melihat semuanya ini. Sebab berhasil dan gagalnya memenangkan pertarungan di pilkada tergantung pilihan mana yang cocok dan memiliki visi yang sama serta bisa bekerja sama dengan Andrei yang disiapkan PDIP," ungkapnya. "Sekali lagi, kembali kepada kak prerogatif pimpinan partai untuk mengedukasi, kita lihat saja nanti siapa yang terpilih," ujar Areros. (ryo/ndo/hem/mjr)

Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved