Olly Lirik Tokoh Muslim: PDIP Cari Pendamping Andrei
Abid Takalamingan menguat sebagai kandidat wakil wali kota dari PDIP menghadapi Pilkada Manado 9 Desember 2020.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Ia terang-terang menyatakan niatnya dipinang parpol lain maju pilkada meski kemudian bertentangan dengan keputusan PAN yang jadi tempat naungan politiknya. Sekadar informasi PAN sudah mendukung Mor Bastian-Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP). Ayub pun santai menanggapi kemungkinannya maju dipinang PDIP di posisi Papan 2. "Biasa pertandingan kan masih hangat-hangat kuku," ujarnya.
Ia memang masuk penjaringan papan 2 di PDIP. Ayub bukan nama kosong di Manado, merupakan perwakilan umat Islam. Setiap keikutsertaannya dalam kontestasi politik DPRD Sulut, perolehan suaranya naik signifikan. Terakhir ia meraup 16.075 suara pemilih dari Dapil Manado. Jumlah terbanyak di antara para figur muslim yang maju di pileg.
Ayub menatap optimistis peluangnya diusung. "Masalah ada dua poros besar belum menetapkan pasangannya, PDIP, kemudian partai Golkar, Gerindra, PKS, dan Hanura bisa satu poros. Bisa-bisa jadi 4 poros kekuatan di Pilkada Manado,'' sebut dia.
Belakangan baliho Ayub Ali muncul dipajang berdampingan dengan Andrei Angouw. Ayub mengatakan, itu langkah kreasi para pendukungnya. "Itu kan pasang baliho kreasi tim di bawah," kata dia.
Soal pandangan yang berkembang, Ayub menilai itulah dinamika politik Ia berpandangan ikut ibarat air mengalir. "Ikut jalan air saja mengalir dari atas ke bawah," ujar Sekretaris DPW PAN Sulut.
Dr Stefanus Sampe
Analis Politik dari Unsrat
Figur Muslim Jadi Pembeda
Siapa yang bakal mendampingi Andrei Angouw (AA) di Pilkada Manado masih belum dipastikan. PDI-P hingga kini belum menentukan siapa yang akan diusung mendampingi AA. Namun belakangan sejumlah kabar akan adanya figur dari kalangan Muslim untuk mendapingi AA kian menguat.
Pasalnya selain memiliki pengalaman memimpin organisasi, tingkat popularitas yang cukup tinggi membuat figur Muslim patut diperhitungkan parpol untuk diusung nanti. Sebut saja nama Ketua Baznas Sulut Abid Takalamingan, Sekretaris PAN Sulut Ayub Ali Albugis yang juga sudah tiga kali terpilih sebagai Anggota DPRD Sulut.
Selanjutnya ada nama Ketua NU Sulut Ulyas Taha yang mendapat undangan khusus mengikuti penjaringan di PDIP. Kemudian Ketua Syarikat Islam (SI) Sulut Mahmud Turuis yang turut diundang PDIP ikut penjaringan bakal calon wakil wali kota.
PDIP mengusung figur dari kalangan Muslim sangat memungkinkan. Dikarenakan kehadiran figur dari kalangan Muslim bisa membantu menambah suara potensial bagi AA. Dilihat dari kariteristik pemilih, kehadiran figur Muslim bisa sangat berpengaruh dan membantu meningkatkan suara bagi AA.
Namun sejauh ini, terkait apakah PDIP akan mengambil calon ‘papan dua’ dari Muslim sebenarnya tergantung juga karakteristik dan latar belakang dari kompetitor lainnya yang akan maju.
Sehingga PDIP masih menunggu keputusan parpol lain siapa yang akan dipasangkan. Untuk mengetahui pasti siapa kompetitor mereka, PDIP memang harus mengambil langkah demikan. Tetapi tentunya ada konsekuensi bahwa sosialisasi bakal calon dari PDIP akan singkat.
Adapun terkait siapa tokoh Muslim yang akan ditarik, PDIP tetap wajib selektif dalam menentukan figur yang bakal diusung. Terutama melihat apakah figur tersebut bisa diterima di dalam golongan Muslim manapun, serta memperimbangkan tingkat popularitas dan pengalaman figur tersebut.
Bukan hanya ketokohan yang dilihat di sini. Namun juga track record dari calon, agar bisa diterima semua golongan. Apa yang telah dia buat untuk Manado. Kemudian apa benar dia memiliki basis massa yang bisa memenangkan parpol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/andrei-angouw-dan-ketua-umum-pdip-megawati.jpg)