Idul Adha
Permintaan Sapi di Kotamobagu Mulai Ramai Jelang Idul Adha
Jelang Idul Adha, permintaan hewan kurban, khususnya sapi mulai meningkat, meski tak sebanyak tahun sebelumnya
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID,KOTAMOBAGU - Jelang Idul Adha, permintaan hewan kurban, khususnya sapi mulai meningkat, meski tak sebanyak tahun sebelumnya.
Di pasar sapi pusat Kota Kotamobagu misalnya, masih terlihat puluhan ekor sapi yang menunggu dibawa pembeli.
Jaudin Yoyatan pedagang sapi asal Poyowa Besar mengatakan, dua hari terakhir permintaan sapi meningkat.
"Saya siap 35 ekor sapi, sudah habis sekitar 30 ekor, dalam dua hari belakangan," ujarnya, Kamis (30/7/2020).
• Honor Pemetik Cengkih Berkisar Rp 5.000 Per Liter
Harga sapi yang dijual berkisaran Rp 8-16 juta per ekor, tergantung bobot sapi.
Berbeda dengan Didi, penjualan sapi miliknya tergolong sepi.
"Saya siapkan 50 ekor, yang laku baru sepuluh ekor saja," katanya.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, ia siapkan 40 ekor dan berhasil terjual sekitar 30 ekor.
• Pekerja Akan Diberikan Kemudahan, Malola Raya Butuhkan 3.500 Pemetik Cengkih
Harga sapi yang ditawarkan pun agak berbeda antara Rp 8,5-20 juta per ekor, tergantung bobot sapi.
Mereka mengatakan, secara umum permintaan sapi menurun, bisa disebabkan faktor cuaca dan Covid 19.
Pembeli yang mengambil dagangan mereka datang dari berbabagai macam kalangan, ada pribadi, kelompok, termasuk para pejabat.
Mereka menjelaskan, sapi milik mereka berasal dari seputaran wilayah Kota Kotamobagu saja.
"Ada dari Dinas yang datang melakukan pemeriksaan kesehatan hewan," jelas Jaudin.(amg)
• Rayakan Idul Adha, Gadis Cantik Asal Manado Ini Katakan Belajarlah dari Ibrahim