Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Minsel

Honor Pemetik Cengkih Berkisar Rp 5.000 Per Liter

Di tengah pandemik covid-19, pemerintah harus ada cara supaya ekonomi petani cengkih naik

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Andrew Pattymahu
Warga menjemur cengkih 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Deivi Karamoy petani sekaligus pemilik kebun cengkih di Desa Talaitad dan Desa Lansot, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) meminta kepada pemerintah provinsi supaya berjuang menaikan harga cengkih.

Di tengah pandemik covid-19, pemerintah harus ada cara supaya ekonomi petani cengkih naik. Jika harga cengkih hanya berkisar Rp 60 ribu, petani tidak akan mendapat untung.

"Harganya tembus Rp 65 ribu saja itu sudah ada untung walaupun sangat tipis sekali. Tapi lebih baik di atas harga itu," kata Deivi Karamoy kata dia baru-baru ini.

Pekerja Akan Diberikan Kemudahan, Malola Raya Butuhkan 3.500 Pemetik Cengkih

Jika memasuki masa panen raya dia akan menyewa pemetik cengkih untuk membantu memanen hasil di kebunnya.

"Para pekerja (pemetik) ini dari luar Minsel. Kalau tahun lalu saat ada panen raya mereka diberi honor Rp 5 ribu per liter dan akan dibayar setiap minggu," kata dia.

Satu orang pekerja bisa memetik sampai 90 liter dalam sehari. Dulu ujar dia, satu liter untuk setiap pemetik diberi honor Rp 3.500. Tapi karena ada panen raya saat itu honornya jadi Rp 4 ribu sampai Rp 5 ribu per liter.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey Berikan 17 Ekor Hewan Kurban Untuk Masyarakat Bolmong

Honor setiap pekerja ini sudah di luar makan siang dan uang rokok. Bahkan para pemetik cengkih diberi sarapan pagi, kopi sore dan juga makan malam.

"Waktu lalu ada 19 pemetik cengkih yang kami pekerjakan," katanya.

"Kalau cengkih normalnya dipanen setiap empat tahun. Tapi karena tanaman cengkih kami ditanam tak berbarengan jadi setiap tahun bisa panen," katanya.

Rayakan Idul Adha, Gadis Cantik Asal Manado Ini Katakan Belajarlah dari Ibrahim

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved