Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Minsel

Pekerja Akan Diberikan Kemudahan, Malola Raya Butuhkan 3.500 Pemetik Cengkih

Tapi masalah yang datang, jika ada panen raya seperti saat sekarang, para petani harus membutuhkan tambahan tenaga kerja dari luar desa

Penulis: Andrew_Pattymahu | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Hukum Tua Desa Malola Satu Djenly Sinaulan 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Malola Raya yang di dalamnya ada Desa Malola dan Desa Malola Satu, Kecamatan Motoling Timur, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) sejak dulu dikenal sebagai wilayah sentra penghasil cap tikus di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Namun ketika musim panen cengkih datang, para petani cap tikus ini yang sebagain besar juga memiliki kebun cengkih, sementara akan meninggalkan kesibukan aktivitas 'batifar' cap tikus.

Para petani akan memulai aktivitas baru sebagai pemetik buah cengkih. Tapi masalah yang datang, jika ada panen raya seperti saat sekarang, para petani harus membutuhkan tambahan tenaga kerja dari luar desa untuk membantu mereka memetik cengkih.

Rayakan Idul Adha, Gadis Cantik Asal Manado Ini Katakan Belajarlah dari Ibrahim

Hukum Tua Desa Malola Satu Jenly Sinaulan, Kamis (30/7/2020) ini lantaran jumlah pohon cengkih yang ada di dua desa itu, tak sepadan dengan jumlah para pemetik cengkih jika terjadi panen raya.

"Makanya kami membutuhkan sekitar 2.500 sampai 3.500 pemetik cengkih dari seluruh Sulawesi Utara (Sulut)," ujar dia.

Jika ada yang berminat, pemerintah desa akan memberikan kemudahan diantaranya penginapan di dalam kebun, konsumsi selama bekerja dan tentunya honor sebagai petik serta kemudahan lainnya.

Polres Minsel Berganti Pimpinan, AKBP Widi Bangun Septo Mohon Pamit

Tapi Jenly sinaulan menggarisbawahi para pemetik cengkih dari luar Malola Raya tetap harus mengikuti protokol kesehatan yang diterapkan pemerintah desa untuk mencegah penyebaran covid-19.

"Ayo mari datang ke desa kami sebagai pemetik cengkih. Kami akan menerima dengan senang hati," ujarnya.

Walaupun harga cengkih di pasaran sedang anjlok namun masyarakat di dua desa ini bersyukur karena ada panen raya. "80 persen pohon cengkih di desa semuanya berbuah," kata Jenly Sinaulan.

Feryando Lamaluta: Partai Golkar Tetap Mengusung Imba, Bukan yang Lain di Pilkada Manado

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved