Boltim

KPU Boltim Temui Kendala Coklit, Mulai dari KTP hingga WNA

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) masuk dalam tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.

istimewa
Kepala Divisi Perencanaan, Data dan Informasi Ad'chilni Abukasim 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) masuk dalam tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih.

Coklit dilakukan oleh para Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) yang telah dilantik.

Adapun para petugas PPDP tersebut sebanyak 207 anggota yang tersebar di 7 kecamatan yang ada di Boltim.

Para PPDP melakukan coklit data pemilih dengan cara door to door ke rumah warga.

Tak sedikit kendala yang dihadapi para PPDP di lapangan saat bekerja.

Kеpala Dіvіѕі (Kadiv) Perencanaan, Dаtа dan Informasi KPU Bоltіm Ad'chilni Abukasim mengatakan, tak sedikit kendala yang dihadapi para anggota PPDP saat melakukan coklit data pemilih.

"Saya ikut memonitoring langsung jadi saya paham betul apa yang mereka (PPDP) hadapi, kendala di lapangannya. Bahkan tak sedikit kendala yang mereka (PPDP) hadapi selama 10 hari dimulainya tahapan coklit dan masih ada sekitar 20 hari lagi," ujarnya.

Ia menambahkan, kendala-kendala tersebut di antaranya, masih ada waega yang tidak memiliki dokumen atau data diri.

"Kalau yang belum punya KTP ya kami cocokan dengan Kartu Keluarga (KK), karena kami punya data sebelumnya dan itu tinggal mencocokan, tapi tidak semudah tinggal dicocok-cocokin saja, ada cara dan mekanismenya," ucapnya.

Bahkan menurutnya sempat juga ada Warga Negara Asing (WNA) yang ditemui saat coklit.

Halaman
12
Penulis: Siti Nurjanah
Editor: Vendi Lera
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved