Berita Bitung

Wawali Bitung Maurits Mantiri Tertarik dengan Belajar Luring

Wakil Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM, angkat bicara terkait metode pembalajaran siswa di tengah Pandemi Covid-19 di Kota Bitung Provinsi Sulut

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / Christian Wayongkere
Wakil Wali Kota Bitung Ir Marutis Mantiri MM, disela-sela kesibukannya menyempatkan diri memantau dan melihat metode pembelajaran siswa di tahun ajaran baru. Yaitu belajar Luar Jaringan (Luring) di sebuah tempat kegiatan belajar (TKB) di Kelurahan Batuputih, foto diambil beberapa hari yang lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Wakil Wali Kota Bitung Ir Maurits Mantiri MM, angkat bicara terkait metode pembalajaran siswa di tengah Pandemi Covid-19 di Kota Bitung Provinsi Sulut.

Adalah metode belajar dengan cara luring atau luar jaringan, dari amatannya sepekan terakhir di lapangan sangat baik dan cukup berhasil dilakukan para siswa di tahun ajaran yang baru 2020 - 2021.

Sebagaimana amatannya pekan kemarin, satu di antara tempat yang kami sambangi yakni di Kelurahan Batuputih Kecamatan Ranowulu. Disana ada sebuah lokasi yang dijadikan tempat kegiatan belajar (TKB) luring dari satu di antara sekolah menengan pertama di sana.

"Di TKB ternyata sudah disiapkan dan di atur tempat belajar, untuk para siswa yang tidak memiliki ponsel," kata Mantiri Minggu (26/7/2020).

Operasi Patuh 2020 Kedepankan Disiplin Masyarakat Cegah Covid-19

Metode itu membuatnya merasa tertarik. Katanya, sangat positif metode luring ini.

Di mana selain guru mengajar hanya terbatas 10 murid saja karena, berkaitan dengan protokol kesehatan satu di antaranya tidak berkerumun atau kumpul banyak orang.  

Kondisi begini juga para murid mampu terkontrol dan lebih mudah guru mengontrol cara belajar.

Dia sendiri menegaskan dengan cara belajar luring seperti ini maka orang tua juga turut terlibat dalam kontrol belajar anak.

Besok Bakal Digelar Razia Masker di Mitra, Lalandos: Tak Pakai Masker Didenda

Meski tak semua orangtua, namun karena dalam TKB itu adalah peserta didik yang tinggalnya berdekatan maka antara satu orang tua dan orang tua lainnya bisa memberikan masukan cara belajar siswa di TKB.

"Diakui memang untuk metode belajar luring  ini tak harus mengunakan waktu belajar normal karena ini sudah aturan. Soal itu tidak masalah, karena melihat program ini lebih pada pembentukan karakter dan bersama-sama orangtua dan  guru serta stakeholder pendidikan di kelurahan mengawasi cara belajar siswa, demi pembentukan karakter manusia yang hebat," tandasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Bitung Drs Julius Ondang kepada wartawan menjelaskan kalau dirinya sudah melakukan monitoring pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan (Daring) dan Luring di sekolah dan TKB di Kecamatan Lembeh Selatan.

"Saya mendapatkan Laporan dari guru-guru yang melakukan Luring, jika mereka saat mengajar diberikan Makan dan Minum serta dilayani seperti tamu, namun pada intinya dari luring ini orangtua bisa sharing dengan guru soal perkembangan belajar anak langsung setiap pertemuan," kata Ondang.(crz)

Gadis Cantik di Manado Ini Gemar Snorkeling dan Diving, Laut Bukan Tempat Sampah

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved