Update Virus Corona Sulut

Saat Ini Tinggal 4 Orang yang Dipantau di Rumah Singgah

Orang yang dipantau dalam rumah singgah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus menurun drastis seiring diberlakukannya mekanisme baru

Don Papuling/tribun manado
Rumah singgah di Kantor Diklat Maumbi, Kabupaten Minahasa Utara 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Orang yang dipantau dalam rumah singgah di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus menurun drastis seiring diberlakukannya mekanisme baru dalam penanganan Covid-19.

Bahkan hingga saat ini, dari ratusan orang yang dipantau di tiga rumah singgah beberapa waktu lalu, tinggal menyisakan empat orang yang ada di balai pelatihan kesehatan (Bapelkes)

Juru bicara gugus tugas Provinsi Sulawesi Utara, dr Steaven Dandel mengatakan, perubahan mekanisme penanganan dan penanggulangan Covid-19 saat ini memberikan perubahan besar dalam implementasinya di Sulut.

Jumlah Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sulut Capai 47 Persen Dari Total Kasus

"Karena saat ini baik pelaku perjalanan, kontak erat resiko tinggi, bahkan kasus positif tanpa gejala, gejala ringan maupun sedang, bisa melakukan isolasi mandiri di rumah," jelas dia.

Hal ini tambah Dandel, yang berkontribusi menurunkan jumlah orang yang diobservasi, sehingga mengurangi penumpukan orang yang terjadi baik di rumah singgah maupun rumah sakit

"Bahkan saat ini ada sekitar 54 orang dari 154 kasus suspek, yang menjalani isolasi mandiri di rumah, serta 816 kontak erat yang juga melakukan isolasi mandiri, dimana ada 2441 yang telah selesai dikarantina," tandasnya. (drp)

Bantu Korban Banjir, Gempar Desa Popodu Hadirkan Dapur Umum

Penulis: Don Ray Papuling
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved