Nasional Politik
Djarot S Hidayat Sindir Keras Akhyar Nasution Berkhianat ke Demokrat: Nafsu Berkuasanya Kelewatan
Menurut Djarot, langkah Akhyar Nasution yang dengan mudah berpindah partai dianggap sebuah pengkhianatan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Djarot S Hidayat menyindir Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution yang dikabarkan telah bergabung dengan Partai Demokrat sebagai pelabuhan politiknya.
Akhyar Nasution sebelumnya merupakan kader PDIP.
Sanksi tegas kepada Akhyar Nasution akan diberikan PDIP, partai di mana ia mengawali karir politiknya.
Djarot Saiful Hidayat pun menegaskan, pihaknya tanpa tedeng aling-aling akan memberikan sanksi tegas kepada sosok petahana itu.
Menurut Djarot, langkah Akhyar Nasution yang dengan mudah berpindah partai dianggap sebuah pengkhianatan.
"Dia mengkhianati partai yang selama ini membesarkannya, dia (Akhyar) mungkin melupakan hal itu karena keburu nafsu dan ambisi kekuasaan yang kelewat besar," jelasnya.
Djarot menjelaskan Akhyar secara otomatis dipecat sebagai anggota kader partai karena berlabuh di partai lain.

Mahkamah partai, kata Djarot secara otomatis akan mengusulkan pemecatan tersebut.
Ia menuturkan, selama ini sosok Akhyar yang tidak patuh dan mendzalimi partai.
"Ia melakukan sejumlah manuver politik, rekomendasi partai juga belum turun sampai saat ini," jelasnya.
Djarot menegaskan, ke depan akan sulit bagi sosok yang sudah dipecat kembali ke PDIP.
"Ke depan sulit untuk balik lagi sebagai anggota partai karena harus melalui proses di kongres partai," ucapnya.
Djarot berjanji, di akhir Juli, PDIP segera mengumumkan siapa sosok yang akan diusung dalam pilkada Medan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Akhyar Nasution resmi bergabung dengan Partai Demokrat.